Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Sambut Gerakan Sekolah Bersih

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikdasmen Sambut Gerakan Sekolah Bersih Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menjadi pembicara dalam perayaan Hari Peduli Sampah Nasional di Universitas Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan pada Sabtu (15/3).

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyambut baik Gerakan Sekolah Bersih guna menjaga kelestarian alam, sekaligus menanggulangi isu lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat pada perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

“Kemendikdasmen tidak hanya memiliki perhatian terhadap lingkungan hidup, namun kami berkomitmen untuk bersama-sama bertanggung jawab serta menanggulangi isu lingkungan tersebut,” ungkap Wamendikdasmen Atip dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu.

Pada kesempatan itu Wamendikdasmen Atip juga menyoroti tentang perilaku manusia kepada alam yang justru merusak alam alih-alih merawatnya.

“Dalam Quran surat Ar Rum ayat 41 dijelaskan bahwa kerusakan di muka bumi, baik di darat dan laut, adalah disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia. Oleh karena itu kita harus sadar betul dampak dari perbuatan kita sendiri terhadap alam di muka bumi,” kata Atip.

Karena itu untuk menjaga ekosistem dan kelestarian alam, ia menerangkan Kemendikdasmen telah mencanangkan Gerakan Sekolah Bersih dengan semangat “Sekolah Bersih” yang bukan hanya sekadar slogan.

“Lebih dari itu gerakan ini bermula dari kebiasaan para peserta didik dalam menjaga alam mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah,” katanya.

Ia pun menegaskan Kemendikdasmen siap menyambut dan juga siap bekerja sama dalam menjalankan gerakan lingkungan yang bersih, termasuk dari sampah-sampah.

“Walaupun gerakan ini tidak masuk dalam kurikulum di sekolah, gerakan ini akan menjadi sebuah pembiasaan baik untuk para peserta didik di Indonesia,” ujar Wamendikdasmen Atip.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.