Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Panik! Pakar Kesehatan Sebut Penyakit Ginjal Tak Hanya soal Makanan dan Minuman

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 07:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Panik! Pakar Kesehatan Sebut Penyakit Ginjal Tak Hanya soal Makanan dan Minuman Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Alat peraga organ ginjal manusia. 

JAKARTA - Penyakit ginjal adalah gangguan pada fungsi ginjal yang dapat menghambat kemampuannya dalam menyaring limbah dan cairan dari darah. 

Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi gagal ginjal, yang memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

Penyakit ginjal bisa sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan baik, tetapi banyak kasus bisa dicegah dengan gaya hidup sehat.

Dokter spesialis anak, pakar ginjal dan saluran kemih RSCM Dr. dr. Eka Laksmi HIdayati, Sp. A, Subs. Nefrologi (K) mengatakan, makanan dan minuman tidak secara langsung menyebabkan penyakit ginjal namun memang melewati beberapa tahap.

“Jadi melewati berbagai proses dahulu kalau makan terlalu banyak, gula banyak, jumlah makanan banyak, garam banyak, dampaknya anak obesitas kemudian obesitas menyebabkan risiko hipertensi, kadar gula darah tinggi, diabetes melitus, penyakit itu yang di masa dewasa muda bisa menyebabkan gagal ginjal,” ujar dokter Eka dalam webinar yang dipantau dari Jakarta, Jumat (14/3).

Ia menegaskan, baik itu makanan olahan ataupun makanan segar (real food) tidak ada yang menyebabkan gagal ginjal secara langsung.

Dia mengatakan, selama pertumbuhan anak menunjukkan tanda positif sebagaimana kurva pertumbuhan anak, maka kemungkinan kesehatan ginjal pun aman. Namun jika dirasa ada kondisi yang mencurigakan seperti warna urin tidak normal, tekstur urin yang berbusa seperti busa detergen, sudah sepatutnya orang tua melakukan deteksi penyakit ginjal.

Dirinya juga menjelaskan bahwa pemeriksaan tekanan darah juga menjadi hal yang patut dilakukan, sebab tekanan darah tinggi pada anak menurutnya memiliki kaitan dengan penyakit ginjal.

Tes dasar tekanan darah sebagai bagian pemeriksaan sederhana oleh dokter, anak di atas 3 tahun disarankan melakukan tes tekanan darah sebagai upaya skrinning awal, meski pun kerap kali tes tekanan darah bagi sebagian anak sulit dilakukan karena anak kerap sulit tenang.

Menurutnya, penyakit ginjal menyebabkan tubuh tidak mampu membuang limbah yang ada di tubuh melalui urine sehingga racun atau toksin akan tetap berada dalam tubuh. Kondisi ini pun bisa mengganggu sistem tubuh lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.