Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ramadan Permintaan Kue Kering Meningkat

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 23:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ramadan Permintaan Kue Kering Meningkat Doc: Koran Jakarta/M. Fachri

1742004472_d98c58598fe6b4b2072a.jpg

Depok, 14 Maret 2025 - Salzi Bakery, sebuah usaha kue kering rumahan yang berlokasi di Depok, telah menjadi pilihan banyak pelanggan sejak pertama kali berdiri pada tahun 2015. Dimiliki oleh Hery Supriyadi, Salzi Bakery menawarkan berbagai macam kue kering yang telah dikenal dengan rasa lezat dan kualitas terbaik. Kini, usaha yang dimulai dengan semangat dan kerja keras ini mampu menghasilkan 150 hingga 200 toples kue kering setiap harinya, terutama selama bulan Ramadan yang penuh berkah.

Setidaknya ada 15 varian kue kering yang diproduksi Salzi Bakery, seperti nastar, semprit, lidah kucing, kastangel, chocochips hingga putri salju. Kue-kue tersebut bisa dipesan dengan rentang harga mulai dari Rp45 ribu hingga Rp60 ribu per toples.

1741968326_cb6e052c5ab0e1bbacd2.jpg

Saat ini Salzi Bakery telah memiliki empat oven listrik yang pemanasannya menggunakan gas elpiji, hal ini memungkinkan Salzi Bakery untuk menghemat penggunaan listrik, sehingga biaya produksi tetap efisien dan ramah lingkungan, tanpa mengorbankan kualitas kue yang dihasilkan.

Selain kue kering, Salzi Bakery juga memproduksi donat kentang yang gerainya telah tersebar di beberapa titik di kawasan Depok. Donat kentang yang lembut dan kenyal ini menjadi pilihan yang tepat untuk dinikmati setiap hari atau sebagai camilan saat berkumpul dengan keluarga.

1742004184_029e73fa1f0008e5e9ad.jpg

Kenaikan permintaan kue kering tidak hanya terjadi di pasar konvensional, tetapi juga di platform e-commerce dan media sosial. Merespons tren digital, UMKM yang telah berdiri sejak 2015 ini aktif memasarkan produknya melalui fitur live streaming untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume penjualan.

1741968326_df7fbd6a25dda5faee4c.jpg

Banyaknya permintaan kue kering menjelang lebaran ini memberikan dampak positif bagi perekonomian mikro, terutama bagi pelaku UMKM di bidang kuliner yang telah mempersiapkan diri sejak awal untuk menghadapi lonjakan permintaan pasar selama musim lebaran.

1742004543_2b82a8a3180252077b16.jpg

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.