Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Pemain Muda Indonesia Berkesempatan 'Sekolah' di Akademi Osasuna

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 15:05 WIB | Oleh:
Dua Pemain Muda Indonesia Berkesempatan 'Sekolah' di Akademi Osasuna Doc: Antara

Jakarta - Dua pemain muda Indonesia mendapatkan kesempatan mengambil ilmu atau "sekolah" di akademi Osasuna, Tajonar.

Dua pemain yang terpilih untuk berlatih di Tajonar adalah bek tengah Persib Bandung Waliyuddin Shofa dan pemain sayap kanan PSM Makassar Rohmat Nuridaya.

1741937612_82a79fed402fcb4b664d.jpg

Bek kiri Persija Jakarta Peres Akwila Persija Jakarta sebenarnya juga dijadwalkan ikut serta, tetapi ia batal mengikutinya karena dipanggil untuk pemusatan latihan bersama timnas U-17 Indonesia asuhan Nova Arianto yang sedang bersiap menuju Piala Asia U-17 2025.

“Osasuna adalah referensi dalam pengembangan pemain muda secara nasional dan telah mendapatkan pengakuan internasional. Hal ini sangat penting bagi proses internasionalisasi klub. Kami telah menjadi pilihan utama bagi klub-klub, liga-liga dan perusahaan-perusahaan internasional karena kami menyediakan lingkungan yang aman, dapat diandalkan dan luar biasa untuk mengembangkan para pemain sepak bola muda,” kata direktur Tajonar Angel Alcalde, dikutip dari keterangan resmi dari LALIGA Indonesia, Jumat.

Bekerja sama dengan Ekkono Method, Tajonar menyambut dua pemain Indonesia itu untuk berlatih di bawah metodologi mereka selama dua pekan. Selama di sana, dua pemain ini akan mendapatkan pelatihan sepak bola yang dilengkapi dengan pelajaran bahasa Spanyol di pagi hari dan kunjungan ke beberapa lokasi ikonik di Navarra.

Waliyuddin dan Rohmat adalah dua pemain terpilih untuk berlatih di Tajonar dari 18 pemain Elite Pro Academy (EPA) U-16 yang diberangkatkan PT Liga Indonesia Baru ke Spanyol dalam program EPA Future Stars Camp 2024/2025.

“Proyek ini dikembangkan melalui kerja sama dengan liga Indonesia. Tujuan kami adalah untuk meningkatkan sepak bola Indonesia, dimulai dengan memilih tiga pemain U-16 dari masing-masing 18 tim papan atas,” ujar manajer proyek internasional Ekkono Method Aitor Orive.

Tajonar merupakan salah satu dari enam akademi yang terpilih untuk menjadi tuan rumah bagi tiga dari 18 pemain muda Indonesia yang akan berlatih melalui proyek ini, yang bertujuan untuk meningkatkan level sepak bola di Indonesia.

Akademi Osasuna ini dipilih karena kemampuannya yang telah terbukti dalam mengembangkan pemain dan pendekatannya yang unik, yang berfokus pada performa atletik dan pengembangan holistik. Metode pengembangan pemain muda ini mencakup akademis, kesejahteraan sosial dan psikologis, kesehatan emosional, dan pertumbuhan pribadi secara keseluruhan.

“Sepak bola dapat membuka banyak pintu, dan dalam hal ini, Osasuna memiliki potensi yang sangat besar. Ketika para pemain ini datang ke sini, selain mengikuti latihan, bergabung dengan tim U-16 Osasuna mendorong mereka untuk menantang diri mereka sendiri dan melihat kemampuan mereka,” kata Alcalde.

Tim-tim lain yang berbagi klub dengan para pemain Indonesia adalah Girona FC, Deportivo Alaves, CE Europa, FC Andorra, dan Reus Reddis.

Kunjungan para pemain muda Indonesia ini menyusul kunjungan sebelumnya dari dua pemain Portland Timbers, direktur umum Yamaguchi FC, dan dua pelatih usia muda dari FC Dallas dan FC Cincinnati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.