Terkait Pengelolaan GBT, Persebaya Tunggu Keputusan Pemkot Surabaya

Rabu, 12 Mar 2025, 18:52 WIB

SURABAYA - Persebaya Surabaya menyatakan masih menunggu pembicaraan lebih lanjut dan keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait rencana pengelolaan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), di Surabaya, Jawa Timur oleh manajemen klub berjuluk Bajol Ijo itu.

"Kami sangat senang dan menyambut positif rencana tersebut. Karena akan bagus tidak hanya bagi pemkot, tetapi juga bagi Persebaya jika memang dipercaya sebagai bagian dari pengelolaan GBT,” kata Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi di Surabaya, Rabu.

Ket. Foto: Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/Rizal Hanafi

Menurut Candra, sejauh ini pembicaraan baru dalam tahap awal karena Pemkot Surabaya berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan bertanggung jawab atas pengelolaan stadion.

Oleh karena itu, pihaknya menunggu pembahasan lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang dapat diambil untuk mewujudkan rencana tersebut.

"Kami sudah beberapa kali menawarkan konsep tata kelola stadion yang baik, dan wali kota juga menyambut dengan baik. Ini kabar positif karena ada langkah maju sehingga bisa lebih konkret," ujarnya.

1741777662_41dfdcac3e6703ec76fd.jpeg

Candra juga menilai kemungkinan keterlibatan pihak swasta atau sponsor untuk membranding stadion sangat terbuka jika stadion tersebut dikelola oleh Persebaya Surabaya.

Menurut dia, dengan keberadaan BUMD, pengelolaan stadion tidak lagi terbatas seperti saat masih berada di bawah Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

"Itu akan lebih mudah, lebih panjang, lebih fleksibel. Begitu ada langkah maju, Persebaya akan lebih proaktif berdiskusi dengan pemerintah untuk mewujudkan ini," kata Candra.

Sebelumnya, Manajemen Persebaya bertemu dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk membahas masa depan klub dan pengelolaan Stadion GBT yang sering ditanyakan oleh warganet di sosial media.

"Dengan BUMD, kerja sama pengelolaan Gelora Bung Tomo maupun fasilitas milik pemkot lainnya dengan Persebaya bisa lebih luwes, dibandingkan dengan kondisi saat ini dengan dinas yang harus diikat banyak aturan sesuai perda," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.