Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Siapkan Penerapan RDF di Wilayah Tangani Sampah

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Pemkot Tangerang Siapkan Penerapan RDF di Wilayah Tangani Sampah Doc: Antara

Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang mulai menyiapkan infrastruktur untuk penerapan teknologi refused derived fuel (RDF) di wilayah - wilayah dalam menangani sampah.

1741278475_d9aba2d1abf5b779f2e7.jpg

“Salah satunya di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Benua Indah, Kecamatan Karawaci yang tengah disiapkan menjadi prototipe pengolahan sampah berbasis teknologi di kewilayahan. Tahun ini, TPST Benua Indah akan mendapat rehabilitasi gedung dan akan dipersiapkan untuk masuk alat RDF,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang Kamis.

Ia mengatakan, penataan sampah menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan kota. Di tahun 2025, DLH fokus pada pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan.

"Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kota Tangerang dan menjaga kebersihan lingkungan kita,” kata Wawan.

Kota Tangerang, katanya, siap menghadapi tantangan pengelolaan sampah dengan mulai merancang sederet langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat Kota Tangerang.

Sesuai perintah kementerian, dalam waktu dekat Kota Tangerang juga akan menyelesaikan Keputusan Wali Kota tentang Peta Jalan Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah di Kota Tangerang.

“Ini akan menjadi acuan penyusunan rencana kerja, bagaimana pengelolaan sampah. Serta, adanya penyusunan rencana induk pengelolaan sampah (RIPS) atau master plan bagaimana penataan sampah di Kota Tangerang,” katanya.

Selain itu, pada tahun ini pun DLH Kota Tangerang menutup tempat pembuangan sementara (TPS) di seluruh jalan protokol sebagai upaya penataan pengelolaan sampah lebih rapih.

"Kami sudah memiliki pendukung untuk pengelolaan sampah seperti tersedianya 456 tempat pembuangan sementara, 209 unit armada, 238 unit beca motor, biokonversi maggot, tujuh unit tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, recycle (TPS3R) dan satu ITF," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.