Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Jabodetabek Harus Ditangani Bersama

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 03:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Jabodetabek Harus Ditangani Bersama Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Gubernur Banten Andra Soni.

TANGERANG – Kerja samaantarpemerintah daerahperlu untuk mengatasi banjir di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Bogor (Jabodetabek) agar terpadu. Penanganannya tidak bisa sendiri-sendiri oleh tiap daerah.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk bersama-sama dengan bupati, wali kota, pemerintah pusat, kementerian, dan antarpemprov,” jelas Gubernur Banten, Andra Soni, di Tangerang, Rabu (5/3).

Semua kumpul, menyampaikan gagasan cara mengatasi bersama bencana banjir. Menurutnya, dalam penanganan musibah banjir di Jabodetabek Pemprov Banten segera koordinasi dengan Pemprov Jakarta untuk mencari solusi bersama.

“Karena menyangkut kewilayahan, kita harus berkomunikasi juga dengan kawan-kawan dari Jakarta. Komunikasi juga dengan perbatasan-perbatasan. Untuk saat ini adalah membantu para korban banjir untuk koordinasikan,” katanya.

Menurut Andra, Banten khususnya wilayah Tangerang Raya yang dilanda bencana banjir merupakan titik lokasi padat penduduk yang beririsan bantaran sungai. Hal ini menjadi fokus utama Banten dalam mencarikan solusi penanganan dengan kolaborasi antarwilayah.

Lebih lanjut diungkapkan, alih fungsi lahan harus disikapi karena tidak mungkin warga yang punya rumah, tidak dapat tanah. Jadi cara yang benar harus dipikirkan caranya agar kalau terjadi bencana harus punya solusi.

Andra menyebutkan, langkah pertama yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah memastikan penanganan korban banjir. Mereka harus segera mendapat layanan dengan baik dari pemerintah. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.