Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mayoritas Bankir Sumringah, Kuartal Pertama 2025 Diprediksi Penuh Cuan

📅 Selasa, 04 Mar 2025, 14:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mayoritas Bankir Sumringah, Kuartal Pertama 2025 Diprediksi Penuh Cuan Doc: ANTARA/HO-OJK
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

JAKARTA – Prospek ekonomi Indonesia pada 2025 masih positif, tetapi pencapaian target pertumbuhan tinggi bergantung pada efektivitas kebijakan pemerintah, daya tahan sektor ekspor, serta stabilitas ekonomi global.

Namun, perekonomian Indonesia tahun ini menghadapi sejumlah tantangan berat, seperti ketidakpastian global, inflasi dan gejolak harga pangan, serta defisit anggaran. Meski demikian, sebagian bankir tetap optimistis menatap prospek bisnis tahun ini, terutama pada periode Januari-Maret 2025.

Hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) mencatat bahwa perbankan optimistis kinerja akan semakin baik pada triwulan I 2025, merujuk Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) yang tercatat sebesar 60 atau berada pada zona optimistis.

“Optimisme tersebut didorong oleh ekspektasi terhadap stabilitas kondisi makroekonomi, serta berlanjutnya peningkatan intermediasi dibarengi dengan kemampuan perbankan dalam mengelola risiko yang dihadapi, meskipun sedang di tengah kondisi makroekonomi global yang kurang kondusif,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Jakarta, Selasa (4/3).

Survei dilakukan dengan melibatkan 96 bank responden yang memiliki porsi aset mencapai sebesar 96,61 persen dari total aset bank umum berdasarkan data Desember 2024.

Berdasarkan hasil survei, ekspektasi terhadap kinerja perbankan pada triwulan I-2025 menunjukkan optimisme dengan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) sebesar 74.

Optimisme kenaikan pertumbuhan kredit pada triwulan I 2025 didorong oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi domestik yang terus berlanjut dan adanya momentum bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri yang dapat mendorong permintaan kredit dan aktivitas usaha masyarakat.

Dari sisi penghimpunan dana, responden memperkirakan bahwa DPK juga akan tumbuh meningkat pada triwulan I 2025 sejalan dengan kegiatan ekonomi yang semakin membaik dan usaha bank memperoleh sumber dana untuk mendukung pertumbuhan kredit.

Adapun Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) pada triwulan I 2025 berada pada level optimis yaitu sebesar 53, terutama disebabkan oleh perkiraan bahwa kondisi makroekonomi domestik yang stabil dan prediksi BI-Rate yang cenderung menurun.

Seiring dengan perkiraan kondisi makroekonomi tersebut, produk domestik bruto (PDB) diperkirakan masih akan tumbuh didorong oleh konsumsi masyarakat yang diperkirakan meningkat seiring dengan adanya bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri pada triwulan I 2025, peningkatan upah minimum provinsi (UMP) 2025, dan adanya stimulus ekonomi 2025.

Selanjutnya, mayoritas responden juga meyakini bahwa risiko perbankan pada triwulan I 2025 masih terjaga dan terkendali. Hal ini terlihat dari Indeks Persepsi Risiko (IPR) sebesar 55 atau berada pada zona keyakinan bahwa risiko cukup manageable, seiring dengan keyakinan bahwa risiko kredit dan risiko pasar yang tetap terjaga.

Responden meyakini bahwa kualitas kredit tetap baik, posisi devisa netto (PDN) pada level rendah dengan aset dan tagihan dalam valuta asing (valas) yang lebih besar dibandingkan kewajiban valas (long position), serta rentabilitas masih akan meningkat seiring dengan kenaikan penyaluran kredit.

“Selanjutnya, risiko likuiditas juga diperkirakan masih terjaga stabil dibandingkan triwulan sebelumnya,” kata Dian.

OJK melalui SBPO juga menghimpun informasi terkait outlook ekonomi global dan Indonesia 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.