• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tak Lagi Bergantung pada F...

Tak Lagi Bergantung pada Facebook, Instagram dan WhatsApp, Meta AI akan Hadir dalam Aplikasi Mandiri Tahun Ini

Minggu, 02 Mar 2025, 15:47 WIB

JAKARTA - Meta bersiap memperluas jangkauan Meta AI dengan meluncurkan aplikasi mandiri pada kuartal kedua 2025. Tak lagi bergantung pada media sosial.

Menurut laporan CNBC, langkah ini akan membuat Meta lebih kompetitif dengan ChatGPT milik OpenAI, yang sudah memiliki aplikasi seluler dan desktop sendiri.

Ket. Foto: Meta AI akan hadir dalam aplikasi mandiri. — Sumber: CNET

Saat ini, Meta AI hanya tersedia di aplikasi media sosial Meta seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger, serta bisa diakses melalui web. Dengan adanya aplikasi mandiri, pengguna tidak perlu lagi tergantung pada aplikasi media sosial untuk mengakses chatbot AI generatif ini.

Meta telah berinvestasi besar dalam AI generatif, dengan laporan pendapatan terbaru menyebutkan bahwa perusahaan akan mengalokasikan hingga $65 miliar untuk pengembangan AI dan bisnis intinya.

Namun, Meta juga menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan AI ke dalam aplikasinya. Respons awal pengguna terhadap Meta AI di media sosial cukup beragam banyak yang menganggapnya mengganggu atau bahkan tidak diperlukan.

Salah satu contoh kontroversial adalah profil Instagram AI yang dibuat oleh Meta, yang justru memicu kritik tajam setelah beberapa pengguna mengalami interaksi yang rasis dan bermasalah. Akibatnya, Meta akhirnya menghapus fitur tersebut.

Jika aplikasi ini diluncurkan, ada beberapa potensi perubahan yang bisa terjadi:

Tidak Harus Terikat dengan Facebook

Saat ini, pengguna Meta AI di web harus masuk menggunakan akun Facebook. Jika aplikasi mandiri menghilangkan persyaratan ini, Meta AI bisa menjadi lebih mudah diakses dan menarik bagi pengguna yang tidak ingin terikat dengan ekosistem Meta.

Mengurangi Gangguan di Media Sosial

Dengan memiliki tempat sendiri, mungkin Meta AI akan mengurangi kehadirannya di DM dan pencarian media sosial, yang sering dianggap mengganggu oleh pengguna.

Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Meta bisa menyempurnakan fitur AI dengan lebih baik jika berada dalam aplikasi khusus, tanpa perlu disesuaikan dengan format media sosial.

Menariknya, setelah kabar ini beredar, CEO OpenAI, Sam Altman, bereaksi dengan unggahan sarkastik, mengatakan dia akan membuat aplikasi sosial.

"Oke baiklah, mungkin kami akan membuat aplikasi sosial," ketik Altman di X.

Hal ini bisa diartikan sebagai bentuk persaingan antara dua raksasa AI, di mana OpenAI mungkin saja mengembangkan fitur sosial untuk ChatGPT sebagai respons terhadap langkah Meta.

Meta belum memberikan komentar resmi mengenai jadwal perilisan dan fitur spesifik aplikasi ini. Namun, jika laporan CNBC benar, kita bisa mengharapkan peluncurannya antara April hingga Juni 2025.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.