Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendaraan Dinas Menteri dengan DNA Militer, Mobil Maung MV3 Garuda Disiapkan untuk Kabinet Merah Putih

📅 Minggu, 02 Mar 2025, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kendaraan Dinas Menteri dengan DNA Militer, Mobil Maung MV3 Garuda Disiapkan untuk Kabinet Merah Putih Doc: Istimewa/ dok. PT Pindad
Ket. Pindad Maung MV3.

BANDUNG – Maung MV3 Garuda adalah kendaraan taktis ringan buatan PT Pindad, yang dikembangkan sebagai bagian dari lini kendaraan Maung untuk keperluan militer, kepolisian, dan sipil. Model MV3 Garuda merupakan versi terbaru yang disiapkan untuk produksi massal dengan berbagai peningkatan dari versi sebelumnya.

Dengan spesifikasi dan keunggulan tersebut, Maung MV3 Garuda menjadi kebanggaan industri otomotif pertahanan Indonesia serta menunjukkan kemandirian dalam produksi kendaraan taktis dalam negeri.

Direktur Utama PT Pindad, Sigit P Santosa mengatakan bahwa industri pertahanan yang dipimpinnya tersebut sudah menyiapkan produksi massal Maung MV3 Garuda yang akan digunakan para menteri di Kabinet Merah Putih.

Menurut dia, Pindad tinggal menunggu koordinasi dengan berbagai kementerian terkait kebutuhan jumlah unitnya. Setelah itu, menurut dia, Pindad akan langsung menyiapkan rantai pasok demi produksi massal kendaraan tersebut.

"Jadi kita tidak nyetok, hari ini rata-rata (produksi) kita mungkin sekitar 15 (unit) per hari, tapi nanti pada saat kita sudah full speed bisa 30, 40, 50 juga bisa," kata Sigit usai menghadiri acara penyerahan 700 unit Maung MV3 ke TNI-Polri di Pangkalan Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/3).

Setelah kapasitas produksinya mencukupi, menurut dia, Pindad tidak akan masalah jika menerima pesanan kendaraan tersebut dalam jumlah banyak.

Dia mengatakan saat ini Pindad tengah menyelesaikan produksi Maung MV3 dengan nilai kontrak sebanyak 4.100 unit untuk keperluan kendaraan khusus (ransus) TNI-Polri. Pada Sabtu ini, ada sebanyak 700 unit Maung MV3 yang diserahkan ke TNI-Polri dan sudah merupakan tahap kedua.

Pada September mendatang, dia menargetkan Pindad akan menuntaskan 2.800 unit Maung MV3 dari kontrak tersebut.

Selanjutnya, menurut dia, Pindad akan mempercepat produksi kendaraan tersebut.

"Langsung kontrak kedua 1.300 (unit) kita selesaikan juga cepat," katanya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau Deddy Corbuzier mengatakan bahwa masyarakat sipil pun nantinya akan bisa menikmati Maung MV3 setelah diproduksi dan dijual secara umum.

Dia mengaku terkesan dengan kendaraan produksi PT Pindad tersebut sebab memiliki ketangguhan yang cukup baik.

"Beberapa hari sebelum hari ini, saya pribadi sudah mengunjungi Defend ID PT Pindad. Sudah mencoba produksi mobil Maung juga, sudah coba nyetir juga, sudah coba ketangguhannya juga," kata Deddy yang juga hadir di lokasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.