Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Hentikan Pencarian Korban Jatuh dari Kapal Cepat

📅 Minggu, 02 Mar 2025, 22:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Hentikan Pencarian Korban Jatuh dari Kapal Cepat Doc: ANTARA
Ket. Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku, menghentikan operasi pencarian Latifa Sunet (65) yang dilaporkan jatuh dari sebuah kapal cepat di Tanjung Alang, tujuh hari lalu.

AMBON– Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku, menghentikan operasi pencarian terhadap satu orang penumpang yang jatuh dari sebuah kapal cepat di perairan setelah tujuh hari pencarian dan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Latifa Sunet, perempuan berumur 65 tahun, secara resmi dinyatakan hilang usai sepekan operasi pencarian dilakukan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, di Ambon, Minggu malam.

Dia menjelaskan korban yang diketahui jatuh dari KM Barcelona saat melintasi perairan Tanjung Alang, Kabupaten Maluku Tengah, pada 24 Februari 2022 dan resmi dinyatakan hilang usai tujuh hari pencarian.

Upaya pencarian di hari ketujuh tetap dilakukan dari pagi hingga sore hari, namun tetap tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Setelah kami melakukan koordinasi bersama, pihak keluarga menerima musibah ini dan berterima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang sudah berusaha keras melakukan pencarian selama sepekan ini," ucapnya.

Dengan tidak ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup dan seluruh unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Latifa Sunet dilaporkan terjatuh ke laut dari kapal motor tersebut saat berlayar dari Sanana, Provinsi Maluku Utara, dengan tujuan ke Kota Ambon, Maluku.

Musibah nahas tersebut terjadi saat KM Barcelona melintas di sekitar Perairan Tanjung Alang dan pada saat itu pukul 05.58 WIT korban melompat ke laut.

Awalnya kapal cepat tersebut sempat berputar beberapa kali melakukan pencarian, namun tidak menemukan korban.

Di pagi hari sekitar pukul 08.20 WIT, Basarnas Ambon menerima informasi laka laut tersebut dari Stasiun Radio Pantai (SROP) Ambon lalu mengerahkan satu unit RBB menuju lokasi guna pencarian korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.