Kremlin: Aneksasi Tanah Ukraina Tak Bisa Dinegosiasikan

Sabtu, 01 Mar 2025, 02:50 WIB

MOSKWA - Russia pada Kamis (27/2) mengesampingkan kemungkinan mengembalikan wilayah Ukraina yang diklaimnya telah dianeksasi sebagai bagian dari kesepakatan damai di masa mendatang, yang menetapkan garis merah utama sebagai tindakan Russia, sementara para pejabat Amerika Serikat (AS) bertemu di Istanbul untuk putaran pembicaraan baru yang bertujuan untuk menormalisasi hubungan.

Presiden AS, Donald Trump, telah mendorong agar konflik yang telah berlangsung selama tiga tahun ini segera diakhiri sejak menjabat bulan lalu, dengan menghubungi Presiden Russia, Vladimir Putin, dalam perubahan yang mengejutkan dalam kebijakan luar negeri AS.

Ket. Foto: Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov — Sumber: AFP/GAVRIIL GRIGOROV

Pembicaraan Istanbul, yang berlangsung sekitar enam jam, dilakukan setelah pertemuan tingkat tinggi di Arab Saudi awal bulan ini, dan ditujukan untuk memulihkan hubungan diplomatik setelah staf kedutaan di kedua belah pihak diusir di bawah pemerintahan Joe Biden.

“Pembicaraan di kediaman Konsul Jenderal AS di Istanbul berakhir dengan delegasi Russia pergi,” menurut wartawan AFP. “Para diplomat tidak memberikan komentar kepada media di luar,” imbuh dia.

Putin mengatakan pada Kamis bahwa kontak dengan AS memberikan sedikit harapan untuk menyelesaikan konflik. "Kontak pertama dengan pemerintahan baru AS memberi harapan. Ada keinginan bersama untuk bekerja sama memulihkan hubungan," kata Putin dalam pertemuan dengan badan keamanan FSB.

Sementara itu juru bicara Putin sebelumnya memperingatkan bahwa menyerahkan tanah Ukraina yang dianeksasi adalah tidak dapat dinegosiasikan. "Wilayah yang telah menjadi subjek Federasi Russia, yang tercantum dalam konstitusi negara kami, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari negara kami," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada wartawan. "Ini tidak dapat disangkal dan tidak dapat dinegosiasikan," tegas dia.

Ide Pertukaran Wilayah

Beberapa bulan setelah melancarkan serangan besar-besaran pada Februari 2022, Russia mengumumkan pencaplokan empat wilayah Ukraina selatan dan timur yaitu Donetsk, Lugansk, Zaporizhzhia, dan Kherson. Russia sebelumnya telah mencaplok Semenanjung Crimea dari Ukraina pada 2014.

Ukraina dan sebagian besar pengamat internasional telah menolak aneksasi tersebut sebagai tindakan ilegal, dan Ukraina pun menegaskan kembali pernyataan Kremlin.

"Ukraina memiliki perbatasan yang diakui secara internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Georgiy Tykhy. "Sungguh menggelikan melihat mereka merujuk pada konstitusi mereka untuk membenarkan aneksasi,” imbuh dia.

Pasukan Russia saat ini menguasai sebagian besar wilayah Donetsk dan Lugansk, tetapi hanya sebagian wilayah Zaporizhzhia dan Kherson. Moskwa juga menduduki sebagian wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengakui tentaranya kekurangan sumber daya untuk merebut kembali wilayah tersebut, tetapi mengatakan beberapa tanah yang direbut dapat dikembalikan melalui diplomasi.

Kyiv telah menguasai ratusan kilometer persegi wilayah Kursk Russia dan Zelensky telah mengemukakan kemungkinan pertukaran wilayah dengan Moskwa, sebuah gagasan yang juga dikesampingkan oleh Russia. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.