Sentimen Global Masih Dominan, Berikut Ini Proyeksi IHSG
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren positif, hari ini (27/2). Sentimen utama yang mempengaruhi pergerakan rupiah diperkirakan berasal dari global.

Ket.
Doc: istimewa
Analis pasar saham Oktavianus Audi melihat pelemahan rupiah terhadap dollar AS berpotensi mengerem kenaikan harga saham. Karenanya, IHSG dalam perdagangan, Kamis (27/2), bergerak mixed dengan kecenderungan menguat secara terbatas dengan support di level 6.518 dan resistance di posisi 6.730.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/2) sore, ditutup menguat 19,09 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.606,18, ditopang oleh saham-saham sektor teknologi.
“Bursa saham regional Asia cenderung bergerak mixed (variatif), pasar cemas akan kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) pasca rilis indeks kepercayaan konsumen yang mengalami penurunan dari 105,3 menjadi 98,3,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Penurunan indeks kepercayaan konsumen AS menunjukkan adanya penurunan daya beli konsumen, yang tidak terlepas sikap konsumen dalam konsumsinya di tengah masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global dampak kebijakan tarif dagang, inflasi dan suku bunga, sehingga mendorong konsumen cenderung menahan diri untuk membelanjakannya sehingga berdampak terhadap kondisi ekonomi yang tidak solid.
Sementara itu, pelaku pasar tampak menyambut baik apa yang dilakukan oleh kongres rakyat China, sehingga memberikan sentimen membaik untuk pelaku pasar mencari katalis baru.