• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cegah Ketombe dengan Perku...

Cegah Ketombe dengan Perkuat Fungsi Scalp Barrier

Jumat, 21 Feb 2025, 19:45 WIB

JAKARTA – laporan Seborrheic Dermatitis and Dandruff: A Comprehensive Review. (2015) yang dipublikasikan di Journal of Clinical Investigation in Dermatology, ketombe dialami oleh 50 persen masyarakat di dunia. Di Indonesia prevalensinya sebesar 44,3 persen atau berada di peringkat ke-4 setelah Tiongkok, India, dan Amerika Serikat.

Untuk mencegah terjadinya perlu menjaga kondisi scalp barrier atau lapisan pelindung kulit kepala memiliki peran krusial dalam mencegah timbulnya ketombe. Riset R&D Clear lapisan ini memiliki fungsi r kuat dalam mencegah ketombe berkembang meski di kulit kepala terdapat jamur Malassezia penyebab ketombe 10 kali lebih banyak.

Ket. Foto: Foto Para pembicara dengan moderator dr. Reisa Broto Asmoro (paling kiri) dalam konferensi pers Clear X Scalp Derma Expert di Jakarta pada hari Kamis (20/2). — Sumber: Koran Jakarta - Haryo Brono

 “Seiring temuan tersebut, kami memahami masih pentingnya meningkatkan pengetahuan dermatologist tentang ketombe, khususnya scalp barrier, agar mereka dapat memberikan edukasi dan penatalaksanaan ketombe yang tepat pada masyarakat,” kata Ketua Perdoski Cabang Jakarta dr. M. Akbar Wedyadhana (Dhana), Sp. DVE, FINSDV, FAAADV, di Jakarta pada hari Kamis (21/2).

dr. Dhana menambahkan, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar scalp barrier terjaga kekuatannya. Pertama keramas secara rutin dengan produk berbahan aktif yang tepat, yaitu yang mengandung bahan aktif Piroctone Olamine dan Niacinamide.

Kedua memperhatikan gaya hidup dengan menjaga pola makan sehat, mengelola stres dan tidur cukup. Ketiga jika mengalami masalah kulit kepala lanjutan, konsultasi ke dermatologist untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan tepat dalam memperkuat scalp barrier.

Untuk meningkatkan pemahaman mengenai mengenai pentingnya scalp barrier Clear berkolaborasi dengan Perdoski Cabang Jakarta dan Halodoc menginisiasi Clear X Scalp Derma Expert yang juga didukung penuh oleh Kelompok Studi Dermatomikologi Indonesia.

Sejak akhir 2024 lalu Clear X Scalp Derma Expert telah melaksanakan sejumlah kegiatan seperti Round Table Discussion I, yang mempertemukan para pakar di bidang kesehatan kulit kepala untuk mengeksplorasi disfungsi scalp barrier sebagai cerminan klinis dari gangguan kulit kepala

Forum webinar yang dihadiri lebih dari 2.000 dermatologis dan dokter umum, mengangkat pentingnya scalp barrier bagi kulit kepala yang sehat, pencegahan, serta teknologi terkini dalam mengatasi ketombe. Round Table Discussion II berupa diskusi ini menghasilkan temuan penting bahwa kondisi kulit kepala laki-laki ternyata lebih rentan terhadap ketombe sehingga memerlukan produk shampo yang diformulasikan untuk laki-laki

Video edukasi untuk public dengan menyebarluaskan pengetahuan tentang ketombe dan scalp barrier ke masyarakat luas. Saat ini video yang diunggah sudah mencapai jutaan views di akun media sosial Clear  maupun Perdoski  Cabang Jakarta

Matthew Seal selaku Clear Scalp Derma Expert menjelaskan, produk shampoo yang beredar di pasaran biasanya hanya berfungsi mengatasi ketombe. Untuk itu, Clear mempersembahkan teknologi scalp terbaik yang membantu menguatkan fungsi scalp barrier.

Teknologi CLEAR ScalpPro Tech terbukti secara dermatologi mampu mengatasi dan mencegah ketombe datang kembali. Dengan kandungan Piroctone Olamine yang kini 40 persen lebih efektif di kulit kepala untuk memperkuat fungsi scalp barrier.

Teknologi ini hadir dalam varian Clear Menthol Segar yang menurut riset  bisa menghilangkan semua jenis ketombe dengan penggunaan secara teratur, serta memberikan kesegaran selama 48 jam disertai sensasi dingin. Akhirnya, dengan scalp barrier yang kuat, kita bisa mencegah ketombe kumat.”

Selain menghadirkan edukasi dan inovasi, Clear X Scalp Derma Expert turut memfasilitasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan kulit kepala dengan dukungan Halodoc sebagai ekosistem layanan kesehatan digital terkemuka di Indonesia. Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi ribuan masyarakat untuk berkonsultasi online secara gratis dengan para dermatologist mengenai masalah kulit kepala.

Head of Product Marketing Halodoc Timothy Raditya, menerangkan, melalui layanan konsultasi online di Halodoc, ditemukan bahwa banyak masyarakat masih mendiagnosa masalah kulit kepala sendiri dan mencoba berbagai produk tanpa hasil optimal. Pada kolaborasi ini, masyarakat dapat mengakses konsultasi dengan lebih dari 200 dermatologist berpengalaman di Halodoc yang tersedia 24 jam.

“Hal ini selaras dengan misi kami untuk menyederhanakan akses layanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan rambut terus meningkat. Sepanjang 2023 ke 2024, jumlah konsultasi masalah rambut di Halodoc tumbuh sebesar lebih dari 45 persen. Tren ini semakin diperkuat dengan kolaborasi antara Halodoc dan Clear di penghujung 2024, di mana lebih dari 90 persen pengguna merupakan first-time users dalam konsultasi masalah rambut.

Hasil ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang mulai terbuka untuk berkonsultasi mengenai kesehatan kulit kepala dan rambut, serta semakin mempercayai dermatologist Halodoc dalam memberikan solusi yang tepat.

”Menggabungkan keahlian dari masing-masing partner, kami berharap ‘Clear X Scalp Derma Expert’ dapat membantu masyarakat mendapatkan edukasi yang komprehensif mengenai pentingnya menjaga scalp barrier, serta mendapatkan perawatan yang tepat untuk mengatasi ketombe,” tutup Tutut

  • Scalp Barrier
  • Clear

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.