Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Optimisme Konsumen Sedikit Luntur, Sinyal Waspada atau Sementara?

1 Selasa, 11 Feb 2025, 17:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Optimisme Konsumen Sedikit Luntur, Sinyal Waspada atau Sementara? Optimisme Konsumen Sedikit Luntur, Sinyal Waspada atau Sementara? Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Sejumlah konsumen berbelanja di salah satu pasar swalayan di Denpasar, Bali, Senin (20/1/2025).

JAKARTA - Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Januari lalu turun tipis dari bulan sebelumnya. 

Hal itu berarti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan masa depan mengalami sedikit penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan IKK Januari 2025 berada pada level optimis sebesar 127,2. 

Namun, angka itu sedikit di bawah catatan IKK pada Desember 2024 tercatat sebesar 127,7. 

"Keyakinan konsumen yang tetap optimis pada Januari 2025 bersumber dari tetap kuatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso di Jakarta, Selasa (11/2).

Denny menuturkan tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Januari 2025 ditopang oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).

IEK tercatat sebesar 140,8, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 139,5. IKE tetap berada pada level optimis sebesar 113,5, meski lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 116.

Lebih lanjut, ia mengatakan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan meningkat. Hal ini tercermin dari IEK Januari 2025 sebesar 140,8, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks 139,5 pada bulan sebelumnya.

Meningkatnya IEK bersumber dari ekspektasi terhadap penghasilan dan kegiatan usaha, masing-masing dari 143,3 dan 137,4 pada Desember 2024 menjadi sebesar 144,8 dan 140,7 pada Januari 2025.

Sedangkan, ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja pada Januari 2025 tetap berada di area optimis sebesar 137, meski lebih rendah dari Desember 2024 sebesar 137,6.

Pada Januari 2025, rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio ) dan proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) tercatat masing-masing sebesar 73,6 persen dan 15,3 persen, sedikit menurun dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 74,1 persen dan 15,5 persen.

Sedangkan, proporsi pembayaran cicilan atau utang (debt to income ratio ) sedikit meningkat, yaitu sebesar 11,1 persen dibandingkan Desember 2024 sebesar 10,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
AS Pilih Pakistan untuk Men...

Badan Geologi: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Badan Geologi: Gunung Anak ...
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.