Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Cara untuk Bisa Ikut Cek Kesehatan Gratis

📅 Senin, 10 Feb 2025, 18:24 WIB | Oleh:
Ini Cara untuk Bisa Ikut Cek Kesehatan Gratis Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Peserta mendapat pelayanan cek kesehatan gratis (CKG) di Puskesmas Tebet, Jakarta, Senin (10/2).

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan menyatakan tak harus memiliki KTP Jakarta untuk bisa mendapatkan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) lantaran bisa diakses di seluruh Indonesia.

"Tidak harus KTP Jakarta, silahkan daftar di 'Satu Sehat Mobile', lalu pilih faskes yang dituju," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Yudi menegaskan semua yang memiliki KTP Indonesia dan sedang berulang tahun dipersilahkan datang untuk mendapat layanan cek kesehatan gratis.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Puskesmas Tebet, Santayana mengatakan untuk kuota pada Senin ini hanya membuka untuk 30 peserta.

"Sejauh ini kami masih membuka untuk 30 peserta dulu, nanti mungkin akan ada arahan," ujarnya.

Santayana mengatakan dalam pelaksanaan CKG tidak ada kendala lantaran sangat disambut oleh masyarakat sekitar.

Cek kesehatan gratis merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang layaknya kado spesial di hari ulang tahun.

Masyarakat yang berulang tahun pada 1 Januari hingga 9 Februari masih dapat mengikuti program cek kesehatan gratis tersebut hingga 30 April 2025.

Sementara, bagi yang berulang tahun tanggal 10 Februari hingga seterusnya, memiliki waktu hingga H+30 hari ulang tahun untuk menikmati layanan tersebut.

Masyarakat perlu mendaftar melalui aplikasi "Satu Sehat Mobile" untuk mengikuti cek kesehatan tersebut, atau langsung mendaftar ke puskesmas terdekat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Peresmian pelaksanaan program cek kesehatan gratis dilaksanakan hari ini secara serentak di 17 puskesmas di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.