Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Tanimbar bantu cari nelayan yang hilang di laut

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 11:35 WIB | Oleh:
Polres Tanimbar bantu cari nelayan yang hilang di laut Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Polisi dan warga hendak mencari nelayan yang hilang di laut Desa Adaut, Tanimbar, Maluku.

Ambon, 06/2 - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, membantu pencarian seorang nelayan Cai Tampessy dari Desa Adaut, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang hilang di laut.

Pria 42 tahun itu hilang setelah terjatuh dari atas perahu panjang di perairan Totoblain pada Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 14.10 WIT.

“Peristiwa kecelakaan laut berawal saat korban mengantar Semi Lilimwelat bersama keluarga ke Kota Saumlaki menggunakan perahu panjang. Mereka tiba di Pelabuhan Saumlaki dengan selamat pada pukul 10.15 WIT. Saat berlayar kondisi lautan sangat baik,” kata Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya, di Ambon, Rabu.

Setelah mengantarkan keluarga Semi Lilimwelat dengan selamat, korban kemudian kembali bersama istrinya Ferawati Jempormasse, 44 tahun (saksi 2) dan Isak Lodarmasse, 64 tahun (saksi 1). Mereka hendak kembali ke Pelabuhan Tutukratu, Desa Adaut.

"Istri korban mengatakan mereka keluar dari Pelabuhan Saumlaki menuju Desa Adaut pada pukul 12.40 WIT," ujarnya.

Sejak keluar dari Pelabuhan Saumlaki, kondisi lautan masih bersahabat. Cuaca buruk baru terjadi ketika perahu tiba di Perairan Totoblain (perairan Desa Adaut). Kondisi saat itu hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Perahu panjang yang dikemudikan oleh korban dihantam gelombang hingga air laut masuk ke dalam perahu. Kala itu saksi 1 melihat korban terjatuh dari atas perahu panjang. Korban masih sempat terlihat berenang dengan jarak kurang lebih 5 meter dari perahu. Namun gelombang kembali menghantam korban hingga menjauh dan hilang.

"Selanjutnya perahu panjang mereka terdampar di Pantai Talikaman (perairan Desa Adaut) dan saksi 1 mengatakan kepada istri korban untuk bawa kemudi ke Desa Adaut untuk minta pertolongan kepada masyarakat," ungkapnya.

Hingga saat ini proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh pihak Polsek Selaru bersama masyarakat. “Saat ini belum ditemukan, disebabkan cuaca yang begitu ekstrem pada lokasi tersebut," ucap Kapolres Umar Wijaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.