Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Segel 9 Pembuangan Akhir Sampah

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 04:10 WIB | Oleh:
Bekasi Segel 9 Pembuangan Akhir Sampah Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyegel tempat pembuangan akhir sampah di wilayah Cikarang beberapa waktu lalu.

BEKASI – Sembilan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang dianggap ilegal di lima kecamatan Kabupaten Bekasi, terpaksa ditutup. TPA ini biasanya untuk membuang sampah rumah tangga. “TPA ilegal yang ditutup umumnya untuk pembuangan sampah rumah tangga dan sejenis,” tutur Ketua Tim Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Nurdin, Rabu (5/2).

Dia menyebut TPA yang ditutup di Tambun Utara (1), Babelan (2), Tambun Selatan (1), Cibitung (2), Setu (2), dan Cikarang Utara satu titik. Sampah didominasi dari rumah tangga.

Nurdin menjelaskan, membuang sampah tidak pada tempatnya melanggar Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2012 terkait ketertiban umum. Ancamannya sanksi pidana penjara maksimal enam bulan dan atau denda sebesar 50 juta. Dia akan terus berkolaborasi dengan komunitas lingkungan dan pengelola bank sampah dalam upaya sosialisasi serta pembinaan terhadap pengelola TPA ilegal yang telah ­disegel.

“Penyegelan ini dilakukan sebagai respons atas pengaduan warga. Kami akan membina agar mereka dapat mengelola sampah dengan lebih baik,” katanya. Nurdin mengaku tim penegakan hukum akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat untuk tindakan lebih lanjut apabila ditemukan pengelola TPA ilegal yang tidak kooperatif.

“Penanganan TPA ilegal memerlukan waktu karena kami harus mengumpulkan bukti dan informasi dari desa, kecamatan, serta bidang pengendalian persampahan,” ucapnya. Nurdin juga mengungkapkan bahwa dalam setiap kegiatan penyegelan masih ditemukan indikasi unsur premanisme. Hal ini memungkinkan tempat pembuangan akhir ilegal tetap beroperasi, meski sudah disegel.

Banjir

Masalah Bekasi tak hanya sampah yang mendesak ditangani, tapi juga banjir. Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, minta warga mewaspadai banjir curah hujan tinggi yang bisa membuat air sungai meluap. “Seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi belakangan ini,” jelas Dedy Supriyadi.

Dia juga minta segenap relawan kebencanaan selalu siap siaga mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi guna meminimalkan korban. Pemkab telah menjalankan prosedur mitigasi hingga penanganan bencana. Contoh, menyiapkan logistik, evakuasi warga, hingga menyalurkan bantuan kepada korban banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat ada 52 titik diterjang banjir sepanjang akhir Januari hingga awal Februari. Hingga kini, masih terdapat 34 titik banjir yang tersebar di tujuh kecamatan, 14 desa, dan satu kelurahan.

Bencana hidrometeorologi terjadi di 11 kecamatan, meliputi 19 desa dan dua kelurahan. Dampaknya 4.130 rumah terendam. Secara keseluruhan, banjir di Kabupaten Bekasi menyusahkan 5.159 kepala keluarga atau 17.200 jiwa. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menjelaskan pemerintah daerah telah evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir.

BPBD bersama PMI, kepolisian, dan relawan kebencanaan mengevakuasi warga serta mendistribusikan bantuan logistik seperti air mineral, mi instan, sembako, tikar, pompa air, dan kebutuhan dasar lain. Wilayah menjadi korban banjir terparah berada di Kecamatan Babelan. Di sini ada 15 titik banjir dengan ketinggian air 50-100 sentimeter.

Banjir juga melanda 11 titik di Kecamatan Sukatani dengan tinggi muka air 30-70 sentimeter. Musibah serupa juga melanda enam titik di Kecamatan Cibitung. “Kami mengimbau warga tetap waspada karena curah hujan masih tinggi. BPBD bersama unsur terkait terus siagakan di lokasi rawan banjir,” tutur Muchlis. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.