Sentimen Kebijakan Trump Masih Dominan, Cek Kurs Rupiah
Selasa, 04 Feb 2025, 09:05 WIBJAKARTA â Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpoÂtensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (4/2). Sentimen utamanya diperkirakan masih sama, yakni kekhawatiran investor terhadap kebijakan pemerintahan baru Amerika Serikat (AS).
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi melihat tekanan terhadap rupiah belum berhenti. Dia memperkirakan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (4/2), bergerak melemah di kisaran 16.430-16.500 rupiah per dollar AS.
Sentimen penggerak rupiah dipengaruhi oleh kekhawaÂtiran investor pada perang dagang yang dikobarkan PreÂsiden AS Donald Trump terhadap Tiongkok, Meksiko, dan Kanada.
Sebelumnya, kurs terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Senin (3/2) sore, melemah hingga 144 poin atau 0,88 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.448 ruÂpiah per dollar AS.
âPresiden AS Donald Trump menegaskan kembali anÂcaman tarif terhadap Kanada dan Meksiko (yang membuat indeks dollar AS menguat dan melemahkan kurs rupiah,â ujar Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede di Jakarta.
Presiden AS Donald Trump telah menandatangani peÂrintah eksekutif penerapan tarif 25 persen atas barang-baÂrang impor dari Kanada, Meksiko, sementara Tiongkok 10 persen.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
KKN di Pakal Surabaya, Universitas Wijaya Kusuma Optimalkan Potensi Lokal Berbasis Pertanian, Peternakan, dan UMKM
-
Kolombia vs Kongo DR: Los Cafeteros Bidik Tiket 32 Besar, Leopards Incar Sejarah Baru
-
Pullman Jakarta Central Park Sabet Penghargaan Best Convention Hotel Asia Pasifik 2025–2026
-
TVRI Pastikan Kesiapan Siara Piala Dunia 2026 Hampir 100 Persen
-
KPK Panggil 13 Saksi di Jakarta dan Bali pada Kasus Imigrasi Silmy
-
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir pada Puncak PENAS KTNA XVII di Gorontalo
-
Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Wagub Pastikan Penanganan Warga Terdampak Berjalan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.