Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR gabungan berhasil evakuasi korban tanah longsor di Bangka Selatan

📅 Selasa, 04 Feb 2025, 16:20 WIB | Oleh:
SAR gabungan berhasil evakuasi korban tanah longsor di Bangka Selatan Doc: ANTARA/HO-Humas Kantor SAR Pangkalpinang
Ket. Tim gabungan berhasi menemukan dan mengevakuasi tubuh korban yang tertimbun tanah longsor di lokasi tambang bijih timah di Desa Parit-2, Kabupaten Bangka Selatan.

Bangka Selatan -- Tim Pencarian dan Pertolongan gabungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menemukan dan mengevakuasi korban tertimbun tanah longsor yang terjadi di Parit-2, Kabupaten Bangka Selatan.

"Hari ini tubuh korban atas nama Syahril (L/50), warga Gadung, Bangka Selatan, yang sebelumnya menjadi korban tanah longsor di tambang bijih timah yang berada di Desa Parit-2 membuahkan hasil," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang I Made Oka Astawa di Bangka Selatan, Selasa.

Korban berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada kedalaman sekitar lima meter di lokasi kejadian. Proses pencarian dan evakuasi terhadap korban, melibatkan alat berat dan beberapa pompa air untuk mempermudah proses pencarian terhadap korban.

Korban ditemukan pada pukul 11.30 WIB saat alat berat menggali pada kedalaman lima meter. Petugas dari tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer USS Toboali, Babinkamtibmas Polres Bangka Selatan, BPBD Bangka Selatan dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi terhadap korban menuju rumah duka.

"Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak Senin (3/2) sore dan hari ini berhasil menemukan korban. Upaya yang dilakukan dengan memompa air yang menggenang cukup banyak di lokasi kejadian dan juga turut dibantu alat berat untuk menggali tanah longsoran di lokasi kejadian," katanya.

Setelah keberhasilan menemukan tubuh korban tersebut, tim selanjutnya menyerahkan korban ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.

"Atas berhasil ini maka operasi SAR ditutup, terima kasih kami ucapkan untuk segenap SAR gabungan yang membantu proses pencarian terhadap korban. Kami menghimbau untuk selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan saat beraktivitas," katanya.

Kejadian ini sebelumnya terjadi pada Senin (3/2) sekitar pukul 09.00 WIB, korban bersama temannya sedang melakukan aktivitas pertambangan di sekitar lokasi kejadian, sekitar pukul 11.00 WIB rekan korban bernama Harudin melihat tumpukan tanah mulai berjatuhan dari atas dan kemudian mengajak korban untuk segera berlari ke tempat yang aman.

Namun, tanah tersebut longsor menimpa dan menimbun korban, kemudian dilakukan proses pencarian oleh teman-teman korban, namun hingga siang hari korban belum ditemukan. Selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk ditindaklanjuti dengan proses pencarian di lokasi kejadian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.