Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, BPBD Salurkan Selimut dan Matras untuk Korban Gempa di Koltim

📅 Kamis, 30 Jan 2025, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BPBD Salurkan Selimut dan Matras untuk Korban Gempa di Koltim Doc: ANTARA/HO-BPBD Sultra
Ket. Kepala BPBD Provinsi Sultra Muhammad Yusup saat mengunjungi rumah yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Koltim.

Kendari - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan berupa selimut dan matras untuk warga yang terdampak bencana alam gempa bumi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala BPBD Provinsi Sultra Muhammad Yusup saat dihubungi di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa penyerahan bantuan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur sebagai langkah untuk mengantisipasi gempa bumi yang terus menerus terjadi di Kecamatan Lalolae.

"Kami sudah langsung mengunjungi posko BPBD Koltim dan sejumlah rumah yang terdampak gempa di Kecamatan Lalolae," kata Muhammad Yusup.

Ia menyebutkan bahwa bantuan berupa selimut dan matras tersebut diharapkan dapat meringankan sedikit beban masyarakat yang terdampak gempa bumi di daerah itu.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Koltim Dewa Made menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diserahkan oleh BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk mendukung kebutuhan darurat warga yang terdampak bencana. Kami akan segera menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Dewa Made.

Ia juga menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan ini akan segera dilaksanakan dengan melibatkan pihak-pihak terkait untuk memastikan agar distribusi bantuan dapat dilakukan dengan tepat sasaran dan efisien.

"Dan Pemda Koltim juga terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya pemulihan pascabencana," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mencatat sebanyak 178 kali gempa bumi susulan yang terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sejak 24 hingga 29 Januari 2025

Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rudin saat dihubungi di Kendari, Rabu, mengatakan peristiwa gempa bumi di wilayah tersebut merupakan rangkaian dari gempa utama yang terjadi pada Jumat (24/1) dengan magnitudo 4,9.

"Setelah itu ada 178 gempa bumi susulan," kata Rudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.