Akademisi Nilai Program MBG Belum Menjangkau Masyarakat yang Membutuhkan, Ini Alasannya

Selasa, 28 Jan 2025, 03:06 WIB

JAKARTA - Dosen Faklutas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair), Moordiati, menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan. Dia mencontohkan, di desa nelayan pesisir Jawa Timur, masyarakat cenderung memilih makanan cepat saji meski mereka tinggal di wilayah kaya ikan.

1737990439_95dbef7bf0da600dd54e.jpg

Ket. Foto: — Sumber: Antara

“Warganya justru memilih makanan cepat saji seperti ayam goreng tepung. Artinya distribusi makanan bergizi tidak cukup jika masyarakat tidak teredukasi soal pola makan sehat,” ujar Moordiati, dalam keterangan resminya, Senin (27/1).

Dia menjelaskan, program MBG bertujuan mengentaskan gizi buruk dan ketergantungan makanan cepat saji. Menurutnya, jika MBG dirancang dan dievaluasi dengan baik, bisa menjadi langkah penting untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia.

“Namun, tanpa pendidikan gizi dan promosi pangan lokal, program ini hanya akan menjadi kenangan, seperti banyak kebijakan sebelumnya,” jelasnya.

Moordiati menekankan, solusi gizi bukan sekadar kebijakan populis, tetapi perjuangan berkelanjutan. Menurutnya, pemerintah perlu mencanangkan gerakan makan lokal mingguan, melibatkan semua lapisan masyarakat.

Dia melanjutkan, pada era Orde Baru, Indonesia pernah mencapai swasembada pangan, khususnya beras, yang menjadi kebanggaan nasional. Namun, era globalisasi dan urbanisasi membawa perubahan pola konsumsi masyarakat.

“Bayangkan, jika pada hari tertentu, semua pegawai negeri, siswa, dan pekerja swasta makan dari produk lokal. Itu tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga perekonomian petani,” ucapnya.

Standar Gizi

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan, pemerintah tidak menetapkan standar menu nasional, tetapi menetapkan standar komposisi gizi nasional. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menyesuaikan potensi sumber daya yang ada di setiap daerah.

Dia melanjutkan, MBG bisa menggunakan beragam sumber protein yang berdasarkan kepada potensi sumber daya lokal. Selain itu, tidak menutup kemungkinan adanya variasi menu untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat.

Sebagai informasi, Program MBG saat ini telah dilakukan di 31 provinsi di Indonesia dengan total 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi memenuhi pembuatan makanan untuk MBG. Pada periode pertama, yaitu Januari–April 2025, ditargetkan ada 3 juta penerima manfaat dari program MBG. ruf/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.