Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saatnya Perluas Pasar dan Kumpulkan Rupiah, Pelaku UMKM Manfaatkan Momen Libur Panjang untuk Dongkrak Penjualan

📅 Minggu, 26 Jan 2025, 04:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saatnya Perluas Pasar dan Kumpulkan Rupiah, Pelaku UMKM Manfaatkan Momen Libur Panjang untuk Dongkrak Penjualan Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Stand pemilik usaha tas buatan tangan (handmade bags) bermerek “Caly” dalam acara Rampinas PIRA di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).

Jakarta - Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momen libur panjang Isra Miraj–Imlek 2025 untuk mendongkrak penjualan dan memperluas akses pasar mereka.

Rolasta Arni Sianturi, seorang pemilik usaha tas buatan tangan (handmade bags) bermerek “Caly”, yang ditemui di Jakarta, Sabtu, menyampaikan bahwa momen libur panjang menjadi kesempatan bagi perusahaannya untuk menggencarkan promosi secara daring.

Berbeda dengan penjual yang biasa menjajakan barang jualannya pada siaran langsung di sejumlah media sosial, Arni justru memanfaatkan platform iklan Google untuk mempromosikan tas buatan tangannya.

“Kami memanfaatkan platform daring karena mereka (calon pembeli) memiliki waktu lebih luang untuk melihat hp (handphone) saat liburan,” ujar Arni.

Terkait dengan perbandingan keuntungan yang ia peroleh ketika liburan dan hari biasa, Arni menyampaikan bahwa angkanya cenderung fluktuatif dan tidak menentu. Yang jelas, kata dia, omzet usahanya mencapai Rp500 juta per tahun.

Di sisi lain, juga terdapat pelaku usaha dari sektor pangan yang memanfaatkan libur panjang untuk mendongkrak penjualannya.

Dito Pratomo, tim marketing dari Sagolicious, menyampaikan bahwa perusahaannya merupakan salah satu UMKM yang memanfaatkan libur panjang untuk memperluas akses terhadap pasar.

“Biasanya, kalau libur panjang, banyak event yang digelar oleh entah binaan dari BSIP atau dari kementerian-kementerian lain yang mengadakan bazar atau expo. Itu yang kami manfaatkan,” ucap Dito.

Berbagai gelaran tersebut ia manfaatkan bukan hanya untuk menjual produk, melainkan mengenalkan brand usaha kepada masyarakat secara luas. Branding merupakan salah satu tantangan bagi para pelaku UMKM.

Adapun sejumlah strategi promosi yang ia implementasikan berupa pemberian diskon, paket bundling, dan lain-lain. Dito menyampaikan promosi tersebut tentu saja bertujuan untuk menarik minat para pengunjung, setidaknya untuk mencoba produk mereka.

Ia berharap agar pemerintah dapat lebih sering menggelar acara untuk menampung para pelaku UMKM pada hari libur panjang. Apalagi, bila UMKM yang berhasil melewati tahap kurasi tidak dipungut biaya untuk membuka stand.

“Manfaat keekonomiannya kerasa banget, apalagi event-event yang diadakan oleh binaan itu kan biasanya gratis. Itu sangat ngebantu kami sebagai UMKM,” kata Dito.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.