Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ciam Si, Tradisi Warga Tionghoa Meminta Petunjuk Kehidupan

📅 Sabtu, 25 Jan 2025, 14:22 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di Vihara Dharma Ramsi, izin dan pertanyaan dihaturkan kepada Dewa Kwan Kong yang merupakan sosok jenderal perang pada zaman China kuno yang dipercaya sebagai dewa pelindung perdagangan, pelindung kesusasteraan, dan pelindung dari malapetaka peperangan oleh penganut Konghucu dan Buddha.

Setelah menyampaikan masalah atau pertanyaan, pemohon melempar siao poe dan  dua potong kayu ini yang akan menunjukkan jawaban ramalan. Jika satu potong siao poe menelungkup dan lainnya terbuka, artinya dewa mengizinkan umat memohon petunjuk. Sedangkan jika dua-duanya menelungkup atau terbuka, maka Dewa tak mengizinkannya.

"Itu ada bahasanya siao poe namanya. Jadi dilepas begitu, kalau dia sampai satu tutup satu buka artinya setuju," kata Chandra.

Jika diizinkan, pemohon kemudian mengambil salah satu batang bambu dengan cara mengocok gelas bambu hingga salah satu batang bambu keluar yang merupakan jawaban atas pertanyaannya. Menurut Chandra, setiap vihara memiliki jumlah batang bambu atau jawaban yang berbeda-beda. Di Vihara Dharma Ramsi terdapat lebih dari 100 batang bambu Ciam Si.

Setelah itu, pemohon mengambil secarik kertas dari lemari sesuai dengan nomor yang tertera pada batang bambu yang didapat. Pada kertas tersebut tertera sebuah pesan yang bunyinya seperti syair serta kalimat-kalimat petunjuk yang berisi makna syair tersebut.

Isi pesan pada setiap lembar kertasnya pun berbeda-beda, ada yang berisi petunjuk baik maupun peringatan terkait beberapa aspek kehidupan seperti rejeki, asmara, kesehatan, hingga karier. Pemohon dapat meminta tetua vihara atau orang yang mengerti makna pesan-pesan Ciam Si untuk membantu menerjemahkan kalimat dalam kertas yang dia dapat.

"Hasilnya itu, bacaannya itu syair. Itu harus benar-benar orang yang bisa membacanya dengan baik. Menerjemahkannya dengan baik. Karena yang namanya syair itu, dia luas, dan dengan syair itu ya, kasus apapun yang sedang kita hadapi itu bisa terjawab. Itu uniknya," kata Chandra.

Pemohon dapat melemparkan siao poe lagi untuk memastikan apakah jawaban yang ia dapat memang benar diperuntukkan untuknya. Sama seperti saat meminta izin, apabila salah satu potongan siao poe terbuka dan satunya lagi menelungkup artinya dewa mengiyakan. Sedangkan kedua potongan siao poe terbuka atau menelungkup, pemohon dapat mengambil batang bambu lain.

Tidak ada ketentuan khusus maupun jadwal tertentu yang ideal dalam melakukan Ciam Si. Siapapun bebas untuk datang ke vihara dan memohon ramalan kapan saja. Hasil ramalan yang didapat juga tidak memiliki masa berlaku, semua kembali kepada keyakinan dan kepercayaan masing-masing individu.

"Itu tergantung orangnya. Ibaratnya seperti orang yang sedang sakit, kapan dia membutuhkan pertolongan kan tidak ada waktu tertentu," ujarnya.

Tradisi Ciam Si mengajarkan bahwa ketika beban hidup terasa berat hanya kepada Tuhan tempat kita mengadu karena Dia adalah tempat terbaik untuk mencari pertolongan dan menyelesaikan segala masalah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.