Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Curah Hujan Tinggi, Bupati Gorontalo Utara Imbau Warga Waspadai Longsor

📅 Jumat, 24 Jan 2025, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Curah Hujan Tinggi, Bupati Gorontalo Utara Imbau Warga Waspadai Longsor Doc: ANTARA
Ket. Bencana longsor terjadi di lintas Sulawesi bagian barat Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo di Desa Lelato dan Desa Kikia Kecamatan Sumalata, pada Jumat (24/1).

Gorontalo – Penjabat Bupati Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe, mengimbau warga di daerah itu untuk mewaspadai bencana tanah longsor pada musim hujan saat ini.

"Bencana longsor telah terjadi di lintas Sulawesi bagian barat kabupaten ini, yaitu di Desa Lelato dan Desa Kikia Kecamatan Sumalata. Saya mengimbau masyarakat khususnya pengendara yang melewati jalur ini untuk waspada dan berhati-hati," kata Sila di Gorontalo, Jumat (24/1).

Longsor terjadi sejak Kamis (23/1) pukul 21:30 WITA akibat curah hujan tinggi melanda kabupaten ini merata di 11 kecamatan.

"Saya mengimbau warga di lokasi rawan longsor untuk mengungsi jika curah hujan tetap tinggi, mengingat sejak Jumat pagi curah hujan masih tinggi di daerah ini," katanya.

Pemerintah daerah mengapresiasi bantuan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menerjunkan personel sejak Kamis malam untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir di antaranya di Desa Jembatan Merah Kecamatan Tomilito.Khususnya melakukan upaya pembukaan badan jalan yang tertutup longsor di lintas Sulawesi bagian barat tersebut.

Beberapa titik dimulai dari Kecamatan Monano hingga Tolinggula tergolong rawan longsor.

"Saya berharap masyarakat khususnya pengguna jalan untuk berhati-hati," katanya.

Kapolsek Sumalata, IPTU Nurwahid K Demak, mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk membantu evakuasi longsor di Desa Lelato dan Desa Kikia.

"Sekitar lima titik longsor menutup badan jalan telah dapat diatasi sehingga kendaraan dari dan ke Gorontalo telah dapat melalui jalan utama lintas Sulawesi yang menghubungkan Gorontalo dan Sulawesi Tengah ini," katanya.

Untuk kendaraan roda empat yang akan melintas diberlakukan sistem buka tutup jalan untuk memudahkan.

"Kami bersama pemerintah desa terus berupaya mencari bantuan alat berat untuk membersihkan total material longsor. Disamping tetap menyiagakan personel untuk mengatur lalulintas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.