• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Akumulasi Mutasi Sebabkan ...

Akumulasi Mutasi Sebabkan Penuaan

Rabu, 22 Jan 2025, 06:15 WIB

Sistem penyalinan DNA terkadang membuat kesalahan, yang menjadi awal bagi terjadinya kanker. Mesin penyalin DNA memiliki banyak peluang untuk membuat kesalahan pada sel-sel esofagus, usus besar, dan darah karena mereka membelah secara konstan.

1737473880_0846eea90d22706354f8.jpg

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Foto: afp/ China OUT

Christopher Walsh, seorang ahli neurogenetika di Rumah Sakit Anak Boston, mengatakan, namun, neuron di otak berhenti membelah sebelum atau segera setelah lahir. Jadi para ilmuwan awalnya berasumsi bahwa neuron tersebut akan tetap murni secara genetic.

Namun, ada petunjuk bahwa mutasi yang terjadi sepanjang hidup dapat menyebabkan masalah pada otak. Pada tahun 2004, para peneliti melaporkan seorang pasien yang menderita penyakit Alzheimer akibat mutasi yang hanya terdapat pada beberapa sel otak. Mutasi tersebut baru tidak diwariskan dari kedua orang tua.

Dan pada tahun 2012, kelompok Walsh melaporkan analisis jaringan otak yang telah diangkat selama operasi untuk memperbaiki pertumbuhan otak yang menyebabkan kejang. Tiga dari delapan sampel memiliki mutasi yang memengaruhi gen yang mengatur ukuran otak, tetapi mutasi ini tidak selalu ada dalam darah, yang menunjukkan bahwa mutasi tersebut hanya muncul di sebagian tubuh.

“Ada beberapa cara sel otak dapat mengalami mutasi,” kata Michael Lodato, seorang ahli biologi molekuler di Fakultas Kedokteran Universitas Massachusetts Chan di Worcester. Mutasi dapat terjadi di awal perkembangan, sebelum otak selesai dan sel-selnya berhenti membelah. Atau, pada sel otak yang matang, DNA dapat rusak dan tidak dapat diperbaiki dengan baik.

Pada tahun 2012, minat terhadap mutasi otak yang tidak diwariskan mulai meningkat. Thomas Insel, Direktur Institut Kesehatan Mental Nasional (IKMN) Amerika Serikat saat itu, mengusulkan bahwa jenis mutasi ini mungkin mendasari banyak kondisi kejiwaan.

1737473880_65df624a0480c50be2ca.jpg

Foto: AFP

Mutasi yang tidak diwariskan pada otak dapat menjelaskan teka-teki lama dalam penyakit neurologis yaitu mengapa saudara kembar identik sering kali tidak memiliki diagnosis kejiwaan yang sama. Misalnya jika salah satu saudara kembar mengalami skizofrenia, saudara kembar lainnya hanya memiliki sekitar 50 persen kemungkinan untuk mengalaminya.

“Mosaisme memberi jawaban yang sangat meyakinkan,” kata ahli saraf Mike McConnell, direktur ilmiah untuk Lennox-Gastaut Syndrome Foundation di San Diego, sebuah lembaga nirlaba yang mendukung keluarga dan penelitian terhadap jenis epilepsi yang parah.

Dimulai pada awal tahun 2010-an, McConnell, Walsh, Lodato, dan yang lainnya mulai membuat katalog mutasi besar dan kecil yang tersebar di otak orang-orang yang telah meninggal. Mereka menghitung penghapusan dan duplikasi gen individu, beberapa gen, atau seluruh kromosom dengan melihat seluruh segmen kromosom dipindahkan ke tempat baru dalam genom.

Akhirnya, Walsh, Lodato, dan rekan-rekannya menemukan seribu atau lebih mutasi huruf tunggal dalam kode genetik di dalam setiap sel saraf orang berusia sekitar 50 tahun. Temuan terakhir itu “tampaknya sama sekali mustahil bagi kami,” kenang Walsh. “Kami meragukan diri kami sendiri,” imbuhnya.  hay

  • Kesalahan Genetik

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.