Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Palangka Raya selama Januari 2025 tangani belasan pohon tumbang

📅 Senin, 20 Jan 2025, 22:31 WIB | Oleh:
BPBD Palangka Raya selama Januari 2025 tangani belasan pohon tumbang Doc: ANTARA/Adi Wibowo
Ket. Petugas BPBD Kota Palangka Raya melakukan pemotongan pohon di sejumlah titik pada saat cuaca ekstrem melanda daerah setempat, beberapa waktu lalu.

Palangka Raya, 20/1 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga 20 Januari 2025 telah menangani sebanyak 13 pohon tumbang termasuk yang menimpa bangunan warga dan kabel listrik.

"Pada Januari ini hujan disertai angin kencang masih kerap mengguyur Palangka Raya. Kondisi ini yang menjadi faktor banyaknya pohon tumbang," kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya Budi di Palangka Raya, Senin.

Ia menuturkan peristiwa tumbangnya 13 pohon tersebut tersebar di seluruh Kota Palangka Raya, baik itu di pinggir jalan raya maupun di permukiman warga.

Beruntung seluruh peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa, namun meninggalkan kerugian materi bagi warga yang rumahnya tertimpa pohon.

"Selain itu juga terjadi pemadaman listrik beberapa waktu, akibat pohon yang tumbang mengenai kabel listrik sehingga menyebabkan gangguan listrik," ucapnya.

Budi melanjutkan selain menangani pohon tumbang, pada Januari ini pihaknya juga telah melakukan pencegahan bencana dengan menebang sebanyak tujuh pohon yang dinilai rawan tumbang.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan hasil patroli pihaknya serta adanya laporan dari masyarakat terkait keberadaan pohon besar yang dinilai rawan tumbang.

"Semoga ke depan peristiwa ini tidak terjadi lagi, sebab kami khawatir kejadian pohon tumbang di Palangka Raya ini bisa menyebabkan korban jiwa," ujarnya.

Dia juga mengimbau  seluruh warga Palangka Raya, agar tidak keluar rumah pada saat terjadinya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang disertai angin kencang.

Namun ketika peristiwa tersebut warga tengah berada di luar rumah atau sedang dalam perjalanan, dia menyarankan agar warga berhenti dan mencari tempat perlindungan yang aman.

"Jangan berlindung di bawah pohon, tiang listrik ataupun baliho, karena tempat-tempat itu sangat rawan terjadinya tumbang yang disebabkan oleh angin kencang," demikian Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
BMKG Khawatirkan Durasi Mus...
Nasional
Bapanas Proses 102 Tersangk...
Advertisement
Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

Indonesia vs Singapura di GBK Hari Ini, Polri Siapkan 3.852 Personel

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.