Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Panen Raya Pertama, Bulog Maksimalkan Penyerapan Gabah Petani

📅 Sabtu, 18 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Musim Panen Raya Pertama, Bulog Maksimalkan Penyerapan Gabah Petani Doc: antara
Ket. Bulog Serap 1,4 Juta Ton Beras selama Panen Raya

JAKARTA - Perum Bulog akan menyerap 1,4 juta ton setara beras selama panen raya Maret-April 2025. Itu sama dengan 70 persen dari rencana pengadaan Bulog untuk tahun ini sebanyak 2 juta ton.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Arwakhudin Widiarso mengatakan, sebagai bentuk keseriusannya, Bulog membentuk satuan tugas di bawah untuk bisa langsung mengambil beras dari petani atau yang dikenal dengan 'Tim Jemput Gabah'.

"Target di musim tanam pertama ini atau musim rendeng (musim hujan) ini, kita bisa memenuhi setidaknya 70 persen dari target pengadaan dalam negeri untuk gabah beras," ujarnya saat bincang dengan media di Jakarta, Jumat (17/1).

Untuk mengejar target serapan 1,4 juta ton pada awal tahun, lanjutnya, seluruh jajaran Bulog baik di wilayah dan cabang diperintahkan segera turun menyerap gabah petani.

Dia menjelaskan penyerapan beras pada panen raya tahun ini akan dibagi dalam tiga jenis komoditas. Pertama, berbentuk Gabah Kering Panen (GKP). Bulog akan membeli gabah langsung dari petani dengan menggunakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang baru, yaitu sebesar 6.500 rupiah per kilogram (kg).

Kedua, Bulog akan melakukan pengadaan Gabah Kering Giling (GKG). Mereka akan menggandeng kelompok tani untuk melakukan penyerapan. Ini nantinya akan disimpan dan diproses menjadi beras. Ketiga, Bulog akan melakukan pengadaan dalam bentuk beras.

Adapun pembagian pengadaan ini dilakukan karena masing-masing jenis komoditas memiliki kebutuhan yang berbeda. Beras diserap langsung untuk disalurkan, baik dalam bentuk bantuan pangan atau program SPHP.

Sementara itu, GKG diserap karena bisa disimpan lebih lama sebelum diproses menjadi beras. Sedangkan GKP diserap langsung dari petani agar dapat memberikan manfaat bagi mereka.

Angka 2 juta ton pengadaan beras tahun ini ujarnya

Meskipun target pengadaan beras tahun ini sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebanyak 2 juta ton, Bulog tetap berupaya merealisasikan harapan Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar 3 juta ton.

Untuk memaksimalkan penyimpanan, Bulog papar Widiarso, menggandeng sejumlah pihak terkait dengan penyewaan gudang, baik milik BUMN seperti Krakatau Steel di Pandeglang, Banten maupun TNI AD.

Diserap Sebagian

Seperti diketahui, panen raya pertama tahun ini merupakan hasil dari musim tanam pada Oktober 2024 hingga Maret 2025. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi memperkirakan gabah pada masa panen raya Maret-April mencapai 13-14 juta ton atau 7 juta ton setara beras.

Hasil panen ini memang tidak semuanya diserap oleh Perum Bulog, namun sebagian lainnya juga akan diserap oleh penggilingan padi di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.