Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama 2024, Bulog Beli 16 Ribu Ton Beras dari Petani Merauke

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selama 2024, Bulog Beli 16 Ribu Ton Beras dari Petani Merauke Doc: ANTARA
Ket. Kadivreg Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari.

JAYAPURA– Kepala Divisi Regional Perum Bulog Wilayah Papua dan Papua Barat, Ahmad Mustari, mengatakan selama 2024, pihaknya membeli 16.045 ton beras dari petani di Merauke, Papua Selatan.

"Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan yakni 11.388 ton," katanya di Jayapura, Rabu (15/1)

Dia mengatakan beras hasil produksi petani itu dibeli dengan harga 11.000 rupiah/kilogram sesuai dengan harga pembelian beras (HPB) yang ditetapkan pemerintah.

Beras yang dibeli itu seluruhnya untuk memenuhi kebutuhan di Provinsi Papua Selatan yang mencapai 20 ribu ton per tahun, baik itu untuk bantuan pangan maupun stabilisasi harga.

Jumlah tersebut belum mencukupi sehingga Bulog tetap mengambil beras dari luar yaitu Sulawesi Selatan.

Mustari mengatakan wilayah yang pasokan berasnya dari Merauke, yaitu Kabupaten Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Kabupaten Yahukimo di Provinsi Papua Pegunungan.

Adapun untuk Yahukimo, dia mengatakan itu hanya khusus bantuan pangan yang berasnya dikirim dari Merauke.

Ketika ditanya tentang rencana pembelian beras di tahun 2025, Kadivreg Bulog, yang wilayah kerjanya meliputi enam provinsi di Tanah Papua, mengaku targetnya meningkat menjadi 25 ribu ton.

"Mudah-mudahan target pembelian beras dari petani di Merauke dapat terwujud," tutup Mustari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.