Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Hongaria Ingatkan Sanksi Energi AS ke Rusia Akan Kerek Harga Bahan Bakar di Eropa

📅 Senin, 13 Jan 2025, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Hongaria Ingatkan Sanksi Energi AS ke Rusia Akan Kerek Harga Bahan Bakar di Eropa Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip foto - Pengeboran minyak.

Moskow - Sanksi baru yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap sektor energi Rusia dan Serbia berpotensi mengerek harga bahan bakar di Eropa, kata Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto pada Minggu (12/1).

“Pemerintahan AS yang akan berakhir, yang mengalami kekalahan serius dalam pemilihan presiden, baru-baru ini memperkenalkan paket sanksi baru di sektor energi," kata Szijjarto dalam pesan video di media sosial.

"Sanksi-sanksi semacam ini sekali lagi menciptakan masalah besar bagi Eropa Tengah... bisa menimbulkan lonjakan harga bahan bakar," kata dia, menambahkan.

Menurut Szijjarto, AS memasukkan perusahaan minyak Rusia-Serbia, NIS, ke dalam daftar perusahaan yang terkena sanksi.

Di perusahaan itu, raksasa energi Rusia Gazprom Neft memiliki saham sebesar 56,15 persen, sehingga sanksi diperkirakan akan membuat pasar Eropa kekurangan pasokan minyak dan mengerek harga komoditas itu.

Szijjarto mengatakan negaranya akan bekerja secara intensif dengan para mitra regional untuk meminimalkan dampak buruk dari sanksi AS tersebut.

“Kami akan berbicara intensif dengan mitra-mitra regional kami dalam beberapa hari dan pekan mendatang untuk meminimalkan dampak sanksi energi AS terhadap kenaikan harga bahan bakar,” kata dia.

AS pada Jumat memberlakukan sanksi terhadap lebih dari 200 perusahaan dan individu yang terkait dengan sektor energi Rusia serta lebih dari 180 kapal yang terlibat dalam transportasi energi.

Sanksi itu bertujuan membatasi akses Rusia ke pasar internasional dan mengurangi pendapatan negara itu dari ekspor minyak dan gas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.