Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Silakan Dicoba, Ini Delapan Teknik Jepang yang Efektif untuk Berhenti 'Overthinking'

📅 Minggu, 12 Jan 2025, 01:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Silakan Dicoba, Ini Delapan Teknik Jepang yang Efektif untuk Berhenti 'Overthinking' Doc: ANTARA/Freepik
Ket. Ilustrasi - Pria Jepang menulis tulisan Jepang.

Jakarta - Terlalu banyak berpikir dapat terasa seperti aliran pikiran terus-menerus yang menarik kita menjauh dari kenyataan, alias “overthinking”.

Jika terjebak dalam siklus pemikiran yang membuat cemas, beberapa teknik Jepang mungkin dapat membantu. Metode-metode ini berfokus pada kesederhanaan, perhatian penuh, dan menerima ketidaksempurnaan hidup.

Mereka menawarkan cara yang menyegarkan untuk mengatur ulang pikiran dan menemukan kejernihan di tengah kekacauan. Berikut delapan metode mengatur pikiran dari Jepang dilansir TimesofIndia, Sabtu.

Ikigai: temukan tujuan hidup

Ikigai adalah menemukan apa yang memberi makna pada hidup. Ini adalah konsep Jepang yang membantu mengidentifikasi apa yang Anda sukai, apa yang Anda kuasai, apa yang dibutuhkan dunia, dan untuk apa Anda dibayar.

Ketika Anda menemukan tujuan hidup, siklus berpikir berlebihan akan mulai mereda. Anda akan merasa lebih damai dan jelas tentang apa yang harus

Wabi-sabi: menerima ketidaksempurnaan

Wabi-sabi adalah filosofi Jepang yang merayakan ketidaksempurnaan dan sifat kehidupan yang sementara.

Filosofi ini mendorong kita untuk menerima hal-hal yang tidak lengkap, usang, atau bahkan rusak. Alih-alih mengejar kesempurnaan, filosofi ini mengajarkan kita untuk menghargai alur alami kehidupan yang tidak dapat diprediksi dan selalu berubah. Ketidaksempurnaan inilah yang membuat hidup menjadi kaya dan bermakna.

Shinrin-yoku: mandi di hutan

Shinrin-yoku, atau “mandi di hutan”, lebih dari sekadar berjalan-jalan di hutan, ini adalah tentang menyatu sepenuhnya dengan alam.

Pelan-pelan, tarik napas dalam-dalam, dan perhatikan pemandangan, suara, dan aroma di sekitar Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam dapat mengurangi stres, meredakan kecemasan, dan menjernihkan pikiran. Melangkah keluar memberi pikiran istirahat yang sangat dibutuhkan.

Zazen: seni meditasi duduk

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Ekonomi
Presiden Resmikan Program H...

Realisasi Penyaluran KUR hingga Oktober 2026

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Realisasi Penyaluran KUR hi...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.