Pengamat sebut harimau ancam keselamatan warga Mukomuko

Minggu, 12 Jan 2025, 16:15 WIB

Mukomuko -- Pengamat Hukum dari Kantor Hukum M. CH dan Partners Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Muslim Chaniago mengatakan masuknya harimau ke permukiman penduduk mengancam keselamatan warga di wilayah ini.

Direktur Kantor Hukum M. CH dan Partners Kabupaten Mukomuko Muslim Chaniago saat dihubungi dari Mukomuko, Ahad, mengatakan masuknya harimau ke permukiman penduduk menyebabkan seorang warga dan seekor sapi dimangsa dan mengancam keselamatan warga lainnya.

Ket. Foto: Suasana pemasangan perangkap harimau di Kabupaten Mukomuko, Ahad (12/1).. — Sumber: ANTARA/Ferri

"Hal ini harus jadi peringatan serius bagi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi dalam negara ini," katanya.

Seorang warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam, bernama Ibnu Oktavianto (22) ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa sawit milik Ari Cahyono pada Selasa (7/1) malam sekitar pukul 23:30 WIB.

Kemudian, seekor sapi milik Deden Nurjamil, warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Teras Terunjam yang berbatasan dengan Desa Tunggal Jaya ditemukan mati akibat dimangsa harimau.

Ia mengungkapkan, secara yuridis, hewan mengancam keselamatan manusia bisa dibunuh, dan yang membunuhnya pihak berwenang seperti BKSDA.

Menurutnya, pihak terkait tidak bisa membiarkan terus menerus orang dimakan binatang buas seperti buaya dan harimau.

Dia mengakui, secara hukum binatang seperti buaya dan harimau merupakan satwa dilindungi, tetapi binatang tersebut bisa dibunuh apabila mengancam keselamatan manusia.

Terkait dengan konflik harimau di daerah ini, katanya, BKSDA harus bertanggung jawab terhadap masalah ini dan mengatasinya.

Sementara itu, BKSDA telah memasang tiga perangkap untuk menangkap harimau yang memangsa seorang warga dan satu ekor sapi di wilayah Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko.

"Ya, ada tiga perangkap untuk mengevakuasi harimau yang dipasang di sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Mukomuko, selanjutnya kami memantau pergerakannya," kata Kepala Resor BKSDA Kabupaten Mukomuko Damin.

Perangkap harimau itu dipasang di Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam, sedangkan dua perangkap lainnya dipasang di Desa Tunggal Jaya dan Desa Mekar Jaya.*

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! ITDC Buka 2.500 Lowongan Relawan MotoGP Indonesia 2026

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Wilayah Barat Indonesia pada Senin

Semarakkan HUT RI,  PT KAI Sumut Beri Diskon 17 Persen Tiket KA Sribilah

Detik-Detik Kereta Garuda Prabayaksa Bawa Bendera dan Teks Proklamasi ke Istana

Listrik Andal Dukung Kekhidmatan Malam Renungan Suci di TMP Kalibata.

Jelang Kirab HUT RI Ke-81, Warga Mulai Padati Kawasan Monas

Emas Makin Strategis! INDEF Soroti Perannya untuk Diversifikasi Cadangan

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 13.859 Personel

Gempa Bisa Datang Kapan Saja, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tak Main-Main! 13.859 Personel Dikerahkan Polda Metro Jaya Amankan HUT RI

Antisipasi Penjarahan Pascagempa, Polisi Tingkatkan Patroli di Sejumlah Lokasi Gempa Flores

Penantian Berbuah Manis! Warga Palembang yang Gagal Tahun Lalu Kini Dapat Tiket Upacara

Demi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Warga Antre Sejak Dini Hari

Tak Kenal Medan Sulit! Polri Berhasil Tembus Tiga Wilayah Terisolasi Pascagempa Flores

Cincinnati Open 2026: Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri

Waspada Gunung Anak Krakatau! Tercatat 8 Kali Letusan Disertai Lava Pijar

Akankah Konflik Segera Berakhir? Mesir dan AS Dorong Gencatan Senjata Gaza

Keren! Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri Cincinnati Open 2026

Satgas Galapana DPR Kawal Percepatan Penanganan Korban Gempa NTT

Metode Pembayaran Digital Terus Berkembang di Kaltara, 120 Ribu Warga Telah Gunakan QRIS

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.