Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi dukung transformasi digital di kementerian dan lembaga

📅 Kamis, 09 Jan 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Kemkomdigi dukung transformasi digital di kementerian dan lembaga Doc: ANTARA/Fathur Rochman
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kiri) dan Kepala Badan Pengedalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BPPIK/BAPPISUS) Aris Marsudianto (kanan) memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta, Kamis (9/1

Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan kementerian dan lembaga pemerintah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa Kemkomdigi mendukung penuh pelaksanaan program digitalisasi pemerintahan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Khususnya terkait dengan digitalisasi pemerintahan yang terkait dengan layanan-layanan publik, juga sistem perpajakan digital, digital payment, dan lain-lain," kata Meutya di Kantor Kemkomdigi di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan bahwa Kemkomdigi juga mendukung percepatan komunikasi lintas sektor di antara kementerian, lembaga, dan badan-badan pemerintah.

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BPPIK) Aris Marsudianto mengemukakan bahwa digitalisasi diharapkan dapat mencakup seluruh sektor, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor informal.

Transformasi digital diyakini bisa meningkatkan pendapatan negara sekaligus mencegah manipulasi, kecurangan, korupsi, dan bentuk penyelewengan lainnya.

Aris mengatakan bahwa sistem digital yang terintegrasi akan merekam seluruh transaksi sehingga memungkinkan deteksi dini aktivitas mencurigakan.

"Jadi ada deteksi dini, cegah dini, dan tindak dini, dengan sistem TI yang bagus, dan itu semuanya nanti sistemnya itu di bawah tanggung jawab dari Komdigi," kata Aris.

Para pejabat Kemkomdigi dan BPPIK/BAPPISUS pada Kamis melakukan pertemuan untuk membahas sejumlah hal, mulai dari pemberantasan judi online, peningkatan teknologi informasi di kementerian dan lembaga, peningkatan sumber daya manusia, hingga pemberantasan korupsi.

Pembahasan itu akan ditindaklanjuti dengan penandatangan nota kesepahaman kerja sama antara Kemkomdigi dan BPPIK/BAPPISUS.

"Kita akan mengadakan MoU juga Pak ya tadi. Bekerja sama dan dalam bentuk yang lebih formal, MoU dengan BAPPISUS, terkhusus untuk mengawal program-program yang dilakukan oleh Kementerian Komdigi," kata Meutya kepada Kepala BPPIK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.