7-Eleven akan Dibeli Pemilik Circle K, Jepang Pertimbangkan Soal Keamanan Ekonomi

Kamis, 09 Jan 2025, 13:41 WIB

TOKYO - Jepang akan mempertimbangkan aspek "keamanan ekonomi" dari setiap akuisisi asing terhadap 7-Eleven, kata seorang menteri Jepang saat Couche-Tard dari Kanada berupaya mengambil alih jaringan swalayan terbesar di dunia tersebut.

Alimentation Couche-Tard, yang memiliki merek Circle K, ingin membeli induk pemilik toko Seven & i, namun perusahaan Jepang itu tahun lalu menolak tawaran awal senilai hampir $40 miliar dari Couche-Tard.

Ket. Foto: Jaringan swalayan terbesar di dunia 7-Eleven. — Sumber: wamazing

Hal itu menyebabkan perusahaan Kanada itu mengajukan tawaran yang direvisi, dilaporkan 20 persen lebih tinggi.

"Keamanan ekonomi merupakan bidang baru... tetapi, misalnya, saya pikir akuisisi 7-Eleven sangat terkait," kata Ryosei Akazawa, menteri revitalisasi ekonomi Jepang, pada hari Rabu (8/1).

Akazawa menyoroti peran yang dapat dimainkan oleh toko serba ada Jepang di masa krisis, seperti setelah gempa bumi besar dan bencana lainnya, terutama di daerah terpencil. 

"Jika, misalnya, 7-Eleven sepenuhnya dimiliki oleh modal asing, dengan mengutamakan profitabilitas, apakah mereka benar-benar akan menawarkan kerja sama penuh saat terjadi bencana?" tanyanya kepada wartawan.

Komentarnya muncul setelah Presiden AS Joe Biden pada hari Jumat memblokir pengambilalihan US Steel senilai $14,9 miliar oleh Nippon Steel, dengan alasan masalah keamanan nasional.

Langkah tersebut menuai kritik keras dari pemerintah dan bisnis Jepang, yang pada tahun 2023 menginvestasikan hampir $800 miliar ke Amerika Serikat.

Pada bulan September, kementerian keuangan Jepang menetapkan Seven & i sebagai industri "inti" dalam hal keamanan nasional.

Entitas lain yang dinilai sama di Jepang termasuk produsen di industri nuklir, tanah jarang, dan chip, serta operator keamanan siber dan infrastruktur.

Namun, Seven & i pada saat itu mengatakan bahwa peringkat tersebut "tidak ada hubungannya dengan tawaran pengambilalihan" dari Couche-Tard.

Seven & i mengatakan pada bulan November, pihaknya sedang mempelajari tawaran balasan dari keluarga pendiri perusahaan yang dilaporkan bernilai delapan triliun yen ($50 miliar).

Media Jepang mengutip pernyataan eksekutif Couche-Tard yang mengatakan mereka tidak akan mempermanis tawaran lagi, atau meluncurkan tawaran yang tidak bersahabat.

Waralaba 7-Eleven dimulai di Amerika Serikat, tetapi telah sepenuhnya dimiliki oleh Seven & i sejak 2005 dan memiliki 85.000 toko di seluruh dunia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.