Gunung Semeru Erupsi dengan Letusan Setinggi 500 Meter
Kamis, 09 Jan 2025, 18:45 WIBLUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi dengan letusan setinggi 500 meter di atas puncak pada Kamis pagi.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis, 9 Januari 2025, pukul 07.28 WIB. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Kamis.
Menurutnya, kolom abu vulkanik Gunung Semeru teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.
Berdasarkan laporan petugas, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu sudah dua kali erupsi pada Kamis dini hari yakni pukul 01.19 WIB dan visual letusan tidak teramati, namun erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 100 detik.
Kemudian erupsi kedua terjadi pada pukul 02.17 WIB dan visual letusan tidak teramati, namun erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 121 detik.
Mukdas mengatakan Gunung Semeru masih berstatus Waspada, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).
Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.
"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," katanya.
Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Efek Sound Horeg? RSUD Haryoto Lumajang Catat Lonjakan Pasien THT Akibat Suara Brutal Hajatan
-
Catat! Film Pokemon Terbaru Bakal Tayang Februari Ini
-
Band Zenith Project Rilis Single "Semangat Merah Putih" Sambut Hari Kemerdekaan RI ke-80
-
Khawatir Keselamatan Mahasiswa, Universitas Jember Tarik Ribuan Peserta KKN dari Lumajang, Jatim
-
Negara Segitiga Terumbu Karang Bahas Strategi Atasi Polusi Plastik Laut
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Letusan Mencapai 1.100 Meter
-
H-1 Imlek, Arus Kendaraan ke Jakarta via Tol Layang MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed Naik 66 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.