Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI perkuat pengembangan desa wisata di KCBN Candi Muaro Jambi

📅 Kamis, 09 Jan 2025, 16:40 WIB | Oleh:
BI perkuat pengembangan desa wisata di KCBN Candi Muaro Jambi Doc: ANTARA/Tuyani
Ket. Salah satu wisata tour Candi Muaro Jambi yang melibatkan warga sekitar serta menampilkan beragam budaya, Minggu (1/12).

Jambi -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jambi memperkuat pengembangan desa wisata di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jambi Robby Fathir Nashary di Jambi, Kamis, mengatakan pengembangan potensi wisata di KCBN Candi Muaro Jambi masuk dalam program tahun 2025.

Program pengembangan wisata ini juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kalau kita bicara mendorong pertumbuhan ekonomi, yang kita bantu bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V melibatkan UMKM di sekitar KCBN Muaro Jambi," kata Robby.

Di KCBN Candi Muaro Jambi, terdapat delapan desa di mana sebelumnya BI Jambi telah membina salah satu desa yaitu Desa Muaro Jambi.

Dari pembinaan ini kemudian dihasilkan kelompok UMKM Pasar Dusun Karet (Paduka).

Pada 2024, BI melibatkan warga Desa Danau Lamo dalam pengembangan potensi wisata Candi Muaro Jambi.

"Persis minggu lalu Gubernur Jambi berkunjung ke homestay di sana," katanya.

Ke depan, BI mencoba mengembangkan paket wisata mengingat desa ini memiliki jarak yang dekat dengan Kota Jambi serta infrastruktur yang dimiliki seperti sungai.

Nantinya, wisatawan tidak saja berkunjung atau melihat bangunan candi, namun dapat menikmati wisata budaya dari Desa Danau Lamo.

"Ke Jambi tujuan wisata tidak hanya melihat candi tapi ada kebudayaan yang juga bisa dinikmati," katanya.

Pada awal 2025, pihaknya bersiap melakukan uji coba paket wisata berkeliling Candi Muaro Jambi sembari wisata budaya lainnya. Paket wisata ini kemudian akan ditawarkan ke pelaku atau asosiasi travel wisata, hotel, instansi dan perbankan.

Para pelaku usaha di desa itu, sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan untuk pengembangan wisata sehingga menunggu implementasi ilmu yang didapat selama pelatihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.