Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi Sebut Susu Nabati Berkaitan dengan Meningkatnya Risiko Depresi

📅 Rabu, 08 Jan 2025, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi Sebut Susu Nabati Berkaitan dengan Meningkatnya Risiko Depresi Doc: ANTARA/Shutterstock

JAKARTA - Dalam studi terbaru, para peneliti menemukan bahwa minum alternatif susu berbasis tanaman, seperti susu kedelai, oat, dan almond, dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi, sementara susu sapi semi-skim dapat menawarkan manfaat perlindungan.

Dilansir dari Medical Daily, Rabu (8/1), produk susu merupakan bagian penting dari pola makan manusia, dikonsumsi oleh lebih dari 6 miliar orang di seluruh dunia. Susu merupakan makanan padat nutrisi yang kaya akan laktosa, lipid, protein, dan mineral, yang semuanya berperan penting dalam menjaga kesehatan manusia.

Dalam studi terbaru, para peneliti meneliti dampak berbagai jenis susu terhadap kesehatan mental di antara 357.568 peserta UK Biobank.

Para peserta yang tidak mengalami kecemasan atau depresi pada awal studi diikuti selama sekitar 13,5 tahun. Selama masa tindak lanjut, total 13.065 orang didiagnosis mengalami depresi dan 13.339 peserta didiagnosis mengalami kecemasan.

Setelah dianalisis, para peneliti menemukan bahwa minum susu murni dikaitkan dengan risiko kecemasan yang 16 persen lebih rendah. Susu semi-skim dikaitkan dengan risiko depresi yang 12 persen lebih rendah dan risiko kecemasan yang 10 persen lebih rendah.

Namun, susu skim tidak menunjukkan efek signifikan terhadap risiko depresi atau kecemasan.

Analisis lebih lanjut menunjukkan risiko depresi yang 17 persen lebih rendah dan risiko kecemasan yang 29 persen lebih rendah bagi mereka yang mengonsumsi susu semi-skim.

"Setelah koreksi Bonferroni, analisis MR 2 sampel mengungkapkan hubungan kausal yang berpotensi melindungi antara susu semi-skim dan depresi," catat para peneliti.

Menariknya, alternatif berbasis tanaman dikaitkan dengan risiko depresi yang 14 persen lebih tinggi.

Para peneliti menjelaskan bahwa manfaat susu semi-skim bagi kesehatan mental disebabkan oleh kandungan asam lemak tak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu skim penuh, yang menawarkan perlindungan otak yang lebih besar, yang berpotensi mengurangi risiko depresi dan kecemasan.

"Temuan ini menunjukkan bahwa susu semi-skim mungkin memiliki efek perlindungan terhadap kondisi kesehatan mental ini, yang menghadirkan prospek baru untuk intervensi diet," tulis para peneliti dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition.

Seiring dengan semakin populernya alternatif susu nabati, penelitian menunjukkan bahwa susu nabati mungkin tidak selalu menjadi pilihan yang paling sehat.

Banyak dari produk ini mengandung aditif dan pengemulsi, yang membuatnya memenuhi syarat sebagai makanan ultra-olahan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa pengemulsi tertentu dapat mengubah mikrobioma usus dan meningkatkan peradangan usus, yang berpotensi meningkatkan risiko kanker usus besar. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Tragedi Mengenaskan, 10 Wis...
Olahraga
Laga Penuh Kejutan, Bayern ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.