Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libatkan Masyarakat Sekitar, Dispar Kaltim Berupaya Tingkatkan Layanan Wisata IKN

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libatkan Masyarakat Sekitar, Dispar Kaltim Berupaya Tingkatkan Layanan Wisata IKN Doc: Antara

SAMARINDA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) menggandeng masyarakat lokal untuk meningkatkan layanan sektor wisata di Ibu Kota Nusantara (IKN).

1736175245_72604d0bfd9bf7768736.jpg

“Masyarakat di sekitar IKN punya peran penting dalam menunjang sektor pariwisata. Mereka bisa memanfaatkan kunjungan wisatawan, misalnya dengan menjual makanan khas, cendera mata, dan menyediakan homestay,” kata Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi, di Samarinda, Senin (6/1).

Ia menjelaskan, Dispar Kaltim telah menyiapkan berbagai paket wisata bagi yang ingin berkunjung ke IKN. Wisatawan bisa menikmati beragam destinasi, mulai dari Hutan Mangrove Mentawir, Gua Tapak Raja, hingga Bukit Bangkirai.

Dispar Kaltim juga bekerja sama dengan agen travel setempat untuk menyediakan paket wisata terpadu.

“Paket-paket ini disusun agar wisatawan bisa menjelajahi IKN dan destinasi wisata di sekitarnya secara efisien,” jelas Baihaqi. Ia mengungkapkan, sejak dibukanya IKN untuk umum, kunjungan wisatawan terus meningkat.

Menurut Baihaqi, saat ini didominasi wisatawan domestik, namun diperkirakan pada bulan Maret hingga Mei mendatang akan banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke IKN.

Peningkatan kunjungan wisatawan ini membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan pendapatan. “Banyak warga yang mulai membuka homestay, restoran, dan usaha lainnya untuk melayani wisatawan,” kata Baihaqi.

Ia menambahkan, Otorita IKN juga telah menyusun master plan pengembangan pariwisata IKN. “Master plan ini sejalan dengan perencanaan Dispar Kaltim, yaitu melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata IKN,” katanya.

Menurut pengamat pariwisata dari Politeknik Negeri Samarinda I Wayan Lanang Nala bahwa rasa ingin tahu masyarakat akan ibu kota baru Indonesia menjadi faktor utama meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kaltim.

“Mereka ingin melihat langsung lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia di masa depan,” sambungnya.

Lanang Nala menjelaskan bahwa daya tarik IKN tidak hanya terletak pada statusnya sebagai ibu kota negara, tetapi juga pada konsep pembangunannya sebagai kota hutan atau forest city. Konsep ini sejalan dengan cita-cita IKN sebagai kota berkelanjutan.  Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.