Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keelokan Terasering Pertanian Sayur Desa Sukomakmur di Punggung Sumbing yang Menyejukkan Hati

📅 Sabtu, 04 Jan 2025, 06:10 WIB | Oleh:

Latar belakang pemandangan pertanian sayur mayur merupakan foto wajib. Namun yang lebih menarik lagi adalah dipadukan dengan pemandangan puncak Gunung Sumbing yang menjulang hingga ketinggian 3.371 mdpl.

Gunung Sumbing yang terlihat simetris dari segala penjuru merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah dan ketiga di Pulau Jawa. Gunung tertinggi pertama adalah Gunung Semeru (3.676 mdpl) di Jawa Timur dan Gunung Slamet (3.432 mdpl) yang berada beberapa kabupaten di kawasan eks karesidenan Banyumas.

Pemandangan Desa Sukomakmur yang indah ini sering diabadikan oleh para YouTuber dengan menggunakan drone. Dengan foto dan video dari udara dapat memberi gambaran yang lebih lengkap baik suasana desa ini.

Di Sukomakmur pengunjung juga akan dimanjakan dengan fasilitas penunjang yang memadai, seperti toilet, musala, hingga warung makan juga sudah tersedia dengan harga terjangkau. Tersedia beberapa gazebo dan tempat duduk yang tersebar di berbagai titik strategis di dalam area wisata.

Gazebo ini bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan alam yang tidak terperi. Area berteduh dari terik dan hujan ini juga bisa menjadi tempat untuk menikmati makanan yang dibawa dari rumah atau dibeli dari warung setempat.

Waktu dan Cara Terbaik

Untuk bisa menikmati suasana desa ini paling baik adalah dengan membawa kendaraan roda dua sendiri agar bisa menikmati pertanian sayur, karena jalannya yang sempit membatasi kendaraan roda empat yang hanya sampai parkiran bawah.

1735921102_7566189c540cdc1fbea3.jpg

Foto: Antara/Anis Efizudin

Bagi pengguna roda empat terdapat area parkir yang cukup luas dan aman untuk menampung kendaraan pengunjung khususnya mobil. Area parkir ini dikelola oleh masyarakat setempat dan lokasinya dekat dengan pintu masuk area wisata.

Untuk bisa masuk ke lokasi wisata Desa Wisata Sukomakmur pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 10.000 rupiah per orangnya. Pengelola membuka loket tiket untuk wisatawan mulai pukul 05.00 hingga 17.00 WIB.

Karena cara menikmati Sukomakmur terbaik adalah dengan menggunakan sepeda motor sendiri, maka bagi para pelancong yang menaiki kendaraan roda empat bisa menyewa jasa ojek yang disediakan oleh penduduk setempat.

Tarif ojek dari pintu gerbang hingga ke wilayah pertanian sayur dengan pemandangan terbaik sebesar 40.000 rupiah pulang-pergi. Tidak perlu khawatir dengan layanan mereka karena warga Sukomakmur dan Kecamatan Kajoran umumnya baik dan ramah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Blok Busana Tanah Abang Fav...
Megapolitan
Waspada Pengguna Motor Spor...
Megapolitan
UU DKJ Bisa Sulitkan KPU Su...
Luar Negeri
Iran Tinjau Proposal AS Buk...
Nasional
Derasnya Impor Ancam Daya S...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.