Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiap Pergantian Tahun Warga Tak Sadar Kebersihan, Masih Terus Menyampah

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiap Pergantian Tahun Warga Tak Sadar Kebersihan, Masih Terus Menyampah Doc: ANTARA/Aditya Nugroho
Ket. Petugas Dinas Lingkungan Hidup Jakarta membersihkan Jalan Jenderal Sudirman dari sampah-sampah sisa perayaan malam Tahun Baru 2025, Rabu (1/1). DLH mengerahkan 3.900 petugas untuk membersihkan sampah-sampah warga di berbagai pusat keramaian.

PROBLEM dari waktu ke waktu setiap tahun baru, petugasDinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta selalu disibukkan dengan berton-ton sampah. Ini artinya, warga tidak ada kemajuan dalam menjaga kebersihan, meski pergantian tahun sudah berjalan bertahun-tahun.

Misalnya, tahun baru kali ini, petugas mengumpulkan sebanyak 132 ton sampah dari malam pergantian tahun. Sedihnya, jumlah tersebut meningkat dua ton dari tahun sebelumnya sebanyak 130 ton. Ini artinya, warga tak pernah memiliki kesadaran akan pentingnya kebersihan. Semalam saja menghasilkan 132 ton sampah.

Menurut Kepala DLH Jakarta, Asep Kuswanto, Rabu (1/1) beruntung tidak turun hujan pada malam tahun baru. sebab kalau hujan, sampah akan makin berat. “Sampah sebanyak itu berasal dari seluruh Jakarta,” jelas Asep, dikutip antara.

Dia juga akan menyampaikan terima kasih kepada warga yang mengikuti imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menggunakan botol minum isi ulang. Hal itu membuat proses penanganan lebih cepat.

Asep menambahkan langsung bergerak cepat menangani sampah dengan menerjunkan petugas kebersihan mulai dari pukul 00.30 WIB sampai dengan 04.00 WIB. “Maka, semua ruas jalan dan titik perayaan malam pergantian tahun bersih dari sampah pada pagi awal 2025,” katanya.

Sebelumnya, Asep memastikan semua sampah sisa perayaan malam pergantian tahun akan selesai ditangani sebelum pukul 05.00 WIB. Menurutnya, setelah selesai perayaan pergantian tahun, petugas langsung membersihkan sampah yang berserakan di pusat keramaian seperti Bundaran HI, Monas, Kota Tua, dan Ancol.

Asep mengatakan bahwa sampah yang berserakan akan selesai ditangani petugas kebersihan sebelum pukul 05.00 WIB. Dia menjelaskan bahwa petugas dilengkapi 68 truk jungkit, 53 truk penyapu jalan, dan 27 mobil lintas. “Kami biasanya menargetkan paling telat pukul 5 pagi,” katanya.

Tantangan

Sampah yang berserakan masih menjadi tantangan juga pengelola kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, usai perayaan malam tahun baru. Segera setelah pengunjung tinggalkan area Taman Fatahillah dan sekitarnya, sampah plastik seperti botol minuman dan bungkus makanan berserakan memenuhi area tersebut.

Para pemulung pun memungut sampah-sampah yang masih memiliki nilai jual. Selain itu, petugas kebersihan Kota Tua juga mulai berjibaku membersihkan sampah yang berserakan tersebut. Adapun hingga Selasa (31/12) pukul 24.00 WIB, terdapat 30.000 pengunjung Kota Tua.

Kemudian Rabu pukul 01.00 WIB, Kawasan Kota Tua pun sudah ditinggalkan pengunjung. Video mapping serta pertunjukan musik juga telah dihentikan setengah jam sebelumnya. Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakbar menerjunkan 300 personel untuk membersihkan sampah malam tahun baru.

“Jadi kita sudah rapat dengan Wali Kota untuk mengerahkan 300 personel guna membersihkan sampah malam tahun baru,” ungkap Kasudin LH Jakbar, Achmad Hariadi. Pembersihan pun difokuskan di tiga titik. Di Jakbar ada dua titik. Satu titik Kota Tua dan satu lagi Kantor Wali Kota sampai CNI. Kemudian titik ketiga untuk membantu pembersihan sampah di Bundaran HI sampai ke Karet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.