Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa Diwujudkan, Kaisar Jepang Berharap 2025 Jadi Tahun Perdamaian Dunia

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Diwujudkan, Kaisar Jepang Berharap 2025 Jadi Tahun Perdamaian Dunia Doc: ANTARA/HO-Kemendikbudristek
Ket. Arsip - Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako mengunjungi Museum Nasional di Jakarta pada 20 Juni 2023.

Tokyo - Kaisar Jepang Naruhito mengungkapkan harapannya agar 2025 menjadi tahun yang didedikasikan untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam sambutan Tahun Baru pada Rabu, Naruhito juga menyerukan supaya masyarakat dunia semakin toleran dan menghargai perbedaan satu sama lain.

"Saya percaya tahun kemarin adalah tahun yang sulit karena bencana alam menimpa berbagai tempat di dunia, dimulai dari gempa di Semenanjung Noto pada awal tahun, lalu taifun dan hujan deras, juga kenaikan harga," kata sang kaisar seperti disiarkan Badan Rumah Tangga Kekaisaran.

Naruhito mengaku bersyukur karena banyak orang masih bekerja keras membantu mereka yang membutuhkan meski dilanda kesulitan.

"Tahun ini, saya harap kita akan semakin saling memahami dan saling membantu untuk mengatasi segala kesulitan yang kita hadapi," tutur dia, menambahkan.

Naruhito mengatakan bahwa 2025 bertepatan dengan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi momentum untuk membangun kembali Jepang yang lebih damai dan lebih makmur.

"Namun, menyedihkan ketika perang dan konflik terus merenggut banyak nyawa di dunia. Karena itu, saya rasa sangat penting bagi kita untuk saling menghargai perbedaan dan bekerja sama demi dunia yang damai," kata Naruhito.

"Saya harap tahun baru ini membawa harapan bagi rakyat di negara kita maupun di seantero dunia untuk maju bersama," kata sang kaisar.

Sebelumnya, Naruhito dan Permaisuri Masako, ditemani oleh Putri Aiko dan Pangeran Mahkota Akishino beserta keluarga kekaisaran, menerima Perdana Menteri Shigeru Ishiba dan perwakilan Parlemen Jepang yang hendak menyampaikan selamat tahun baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.