Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bengkulu tegaskan wisata Pendopo Merah Putih gratis

📅 Rabu, 01 Jan 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Pemkot Bengkulu tegaskan wisata Pendopo Merah Putih gratis Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Puluhan pedagang kaki lima saat berjualan di depan Pendopo Merah Putih Kota Bengkulu. Rabu (1/1/2025)..

Kota Bengkulu -- Pemerintah Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu menegaskan bahwa tidak ada retribusi apapun yang ditarik dari masyarakat yang berkunjung ke kawasan Pendopo Merah Putih alias gratis.

"Semuanya gratis, cuma masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan saat berkunjung ke Pendopo Merah Putih," kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Eko Agusrianto di Bengkulu, Rabu.

Ia menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan gratis yaitu tidak ada biaya apapun yang diminta dari masyarakat, seperti parkir ataupun biaya masuk.

Serta untuk pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan tersebut juga tidak diminta tarif sewa atau apapun.

Hal tersebut dilakukan agar seluruh masyarakat Kota Bengkulu bahagia dengan adanya rumput sintetis yang berada Pendopo Merah Putih.

"Artinya kita senang karena rakyat menjadikan -Pendopo Merah Putih- sebagai objek wisata dengan menikmati liburan bersama keluarga, para pedagang juga dapat meningkatkan pendapatan tapi yang paling penting semua menjaga kebersihan. Sebab kebersihan tanggungjawab bersama," kata Eko.

Sementara itu ribuan masyarakat mengunjungi Pendopo Merah Putih milik Pemerintah Kota Bengkulu, yang saat ini menjadi salah satu wisata baru bagi masyarakat di wilayah tersebut selama musim libur untuk swafoto dan tempat bermain anak-anak.

Penjabat Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi di Bengkulu Jumat, mengimbau agar pengunjung yang bermain atau berwisata di halaman Pendopo Merah Putih agar menjaga fasilitas yang ada di kawasan tersebut.

Karena itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah tempat sampah untuk para pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

Pemerintah juga menyiagakan sejumlah personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu untuk menjaga jika ada pengunjung yang sengaja merusak kawasan tersebut.

Pemkot Bengkulu menganggarkan Rp1,48 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024 untuk pemasangan rumput sintetis di halaman pendopo Merah Putih di Kelurahan Pekan Sabtu dengan luas 2.562,23 meter persegi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.