Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Pengaruhi Pengunjung Tempat Wisata Awal Tahun Baru

📅 Rabu, 01 Jan 2025, 22:31 WIB | Oleh:
Hujan Pengaruhi Pengunjung Tempat Wisata Awal Tahun Baru Doc: Antara

Biak - Sejumlah lokasi dan objek wisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua dihari libur 1 Januari 2025 tampak sepi dari kunjungan, berbeda dengan suasana libur tahun baru 2024 dimana warga memadati sejumlah lokasi wisata.

Menurut para pengelola tempat wisata saat ditemui Rabu, kunjungan wisatawan sepi tampaknya disebabkan turun hujan di hari pertama tahun 2025, sehingga sebagian besar warga memilih bertahan di rumah.

1735744510_cfd14ae25ab19d31044b.jpg

"Jumlah pengunjung objek wisata monumen perang peninggalan perang dunia II di kampung Anggraidi pada awal tahun baru tidak begitu ramai karena cuaca hujan sejak pagi hari," ucap  L Rumpaidus salah seorang pengelola objek wisata.

Diakuinya, untuk pengunjung tempat wisata sejarah Monumen Perang Dunia II hanya belasan orang.

Ia berharap, jumlah kunjungan wisata ke objek bersejarah monumen perang dunia II bisa meningkat pada liburan hari kedua, 2 Januari 2025.

"Ya, jika pengunjung tempat wisata bersejarah banyak maka bisa memberikan pendapatan bagi pengelola tempat wisata," katanya.

Begitupun lokasi wisata bersejarah goa Jepang Binsari pada libur awal tahun baru tampak sepi dari pengunjung karena keadaan cuaca Biak hujan.

Sedangkan objek wisata pantai di Biak juga di awal tahun 2025 tidak begitu ramai pengunjung karena faktor cuaca hujan kota Biak.

Di antara pantai seperti Yenyabo Sorido,eks lokasi Sail Teluk Cenderawasih Kampung Samau,pantai Segara Indah Bosnik.

Sebelumnya, Kepala Bidang Destinasi Dinas Paris Biak Berto Sroyer mengatakan, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Biak Numfor selama liburan Natal dan tahun baru tetap buka beroperasi melayani masyarakat.

"Kunjungan wisatawan di lokasi objek wisata diharapkan meningkat pada awal tahun 2025," harapnya.

Hingga, Rabu (1/1) pukul 17.30 WIT sejumlah objek wisata di kota Biak sekitarnya tetap melayani pengunjung meskipun cuaca masih mendung dan hujan gerimis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.