Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Maritim Lampung imbau wisatawan berhati-hati saat berwisata

📅 Senin, 30 Des 2024, 16:31 WIB | Oleh:
BMKG Maritim Lampung imbau wisatawan berhati-hati saat berwisata Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Ilustrasi- Wisatawan tengah berwisata di salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten Lampung Selatan.

Bandarlampung, 30/12  - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Lampung mengimbau wisatawan untuk berhati-hati saat berwisata di destinasi wisata bahari pada periode libur akhir tahun."Adanya potensi pasang air laut maksimum dengan disertai fenomena bulan baru, kondisi tersebut tentu dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan, di pesisir hingga destinasi wisata," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Lampung Tarjono saat dihubungi di Bandarlampung, Senin.Sehingga ia mengimbau wisatawan yang hendak berwisata ke destinasi wisata bahari di pesisir Lampung untuk lebih berhati-hati."Sementara untuk masyarakat yang ingin berwisata destinasi bahari seperti di pantai, dapat update terlebih dahulu terkait informasi cuaca di BMKG Maritim. Jangan sampai kita sudah di lokasi wisata bahari tapi cuaca tidak mendukung sehingga sia-sia," katanya.Menurut dia, dengan memantau prakiraan cuaca dan kondisi maritim dapat mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan saat berwisata di wisata bahari."Jadi untuk di Kabupaten Pesisir Barat yang merupakan daerah dengan wisata bahari yang terkenal dan banyak, terpantau kondisi gelombang air lautnya dalam kategori tinggi. Dengan tinggi gelombang mencapai 2,5-4 meter. Tapi untuk di pantai selatan dan pesisir timur Lampung gelombang laut terpantau rendah," ucap dia.Ia melanjutkan kepada wisatawan juga jangan memaksakan diri pergi ke destinasi wisata bahari, jika cuacanya tidak bersahabat dan gelombang laut cenderung tinggi."Jadi harap bersabar tidak ke pantai dahulu kalau gelombang tinggi, dan selalu ikuti petunjuk penjaga pantai yang berjaga di lokasi pantai," tambahnya.Lampung menjadi salah satu provinsi dengan destinasi wisata favorit bagi wisatawan, hal tersebut terlihat dari adanya jumlah kunjungan wisata yang cukup banyak.Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, kunjungan wisatawan ke provinsi tersebut hingga Oktober telah mencapai 14,7 juta kunjungan dari target yang ditentukan 7,5 juta kunjungan.Dengan adanya momen libur panjang di akhir tahun maka diperkirakan ada penambahan jumlah kunjungan sebanyak tiga juta kunjungan sehingga perkiraan total kunjungan selama 2024 dapat meningkat menjadi sekitar 17 juta kunjungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Bukankah Petasan Sudah Dila...

10 Aksesori Apple Watch Terbaik yang Mungkin Belum Anda Ketahui

33 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
10 Aksesori Apple Watch Ter...
Nasional
KPK Dalami Pembelian Mobil,...
Nasional
KPK Mulai Dalami Penugasan ...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.