Presiden Trump Janji Sahkan Kebijakan Hanya Akui Dua Jenis Kelamin
Senin, 23 Des 2024, 17:57 WIBPresiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan secara tegas akan memberlakukan kebijakan negara yang hanya mengakui dua jenis kelamin, yakni wanita dan pria, seperti dikutip Antara.
âDi bawah pemerintahan Trump, hal itu akan menjadi kebijakan resmi Pemerintah AS bahwa hanya ada dua jenis kelamin - pria dan wanita,â seru Trump dalam Konferensi Turning Point Action, di Arizona, Minggu, (23/12).Â
Dalam konferensi tersebut, Trump berjanji akan menandatangani perintah resmi presiden yang melarang mutilasi seksual anak, mengeluarkan transgender dari militer dan institusi pendidikan, serta mencegah pria berkompetisi di ajang olahraga wanita.
Bahkan, Trump menyebut âkegilaan transgenderâ sebagai salah satu prioritas utama yang harus dihentikan di awal masa jabatannya.Â
Melansir dari New York Times, presiden terpilih tersebut berulang kali mengecam orang-orang transgender seraya berjanji bahwa âera keemasan baruâ di Amerika telah dimulai, sontak disambut sorak para hadirin yang datang pada konferensi tersebut.Â
Di samping itu, Trump juga menargetkan program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di institusi publik maupun perusahaan swasta. Trump berjanji akan melarang program-program tersebut karena dirinya percaya pada sistem meritokrasi di Amerika Serikat.
Redaktur: Nayla Shabrina
Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina
Berita Terkait:
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.