Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Penajam Siapkan Konsep Pembangunan Imbangi IKN

📅 Selasa, 17 Des 2024, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Penajam Siapkan Konsep Pembangunan Imbangi IKN Doc: Antara

KALIMANTAN TIMUR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), tengah menyiapkan konsep pembangunan, agar bisa menyeimbangkan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) berlokasi di sebagian wilayah daerah yang dikenal Benuo Taka itu, yakni di Kecamatan Sepaku.

1734364744_82b10452502947db4240.jpg

Sebagai daerah penyangga dan mitra IKN, kata Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Raup Muin, harus menyiapkan konsep pembangunan agar bisa menyeimbangkan dengan pembangunan ibu kota baru Indonesia.

“Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara harus menyiapkan perencanaan pembangunan infrastruktur jalan dari Kecamatan Babulu menuju kawasan IKN,” katanya di Penajam, kemarin.

Kemudian, juga mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah pusat membangun infrastruktur jalan dari Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara menuju Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

“Infrastruktur jalan itu terkoneksi antara Kabupaten Penajam Paser Utara dengan ibu kota baru Indonesia. Sektor pendidikan, pertanian, kesehatan dan pembangunan ekonomi masyarakat, serta pemenuhan air bersih juga harus dipersiapkan secara matang,” katanya.

Pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara selama 20 tahun ke depan harus dipersiapkan dengan baik, kata Raup Muin, dengan menyelaraskan perencanaan pembangunan IKN. Rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2025-2045, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Syahrudin M Noor menimpali, bakal diselaraskan dengan perencanaan pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Pembahasan RPJPD 2025-2045 Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut dilakukan secara detail, agar rencana pembangunan jangka panjang tidak berbenturan, dan dipastikan selaras dengan perencanaan pembangunan IKN.

“RPJPD 2025-2045 masih dalam tahap pembahasan di DPRD, harus selaras dengan perencanaan pembangunan ibu kota baru Indonesia,” jelasnya.

Penyelarasan tersebut agar ke depan setiap pembangunan infrastruktur IKN terkoneksi dengan pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara.  Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.