Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Cianjur masih fokus penanganan jalan rusak akibat bencana alam

📅 Senin, 16 Des 2024, 16:05 WIB | Oleh:
Pemkab Cianjur masih fokus penanganan jalan rusak akibat bencana alam Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Jalan penghubung antar desa di Desa Sukagalih-Waringinsari, Kecamatan Takokak, Cianjur, Jawa Barat masih sulit dilalui karena perbaikan belum tuntas dilakukan, sehingga pendistrisbusian logistik ke wilayah terdampak terhambat.

Cianjur -- Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih fokus melakukan penanganan cepat 315 titik jalan yang rusak akibat bencana alam di 15 kecamatan terdampak terutama di wilayah selatan Cianjur, secara bertahap agar pendistribusian logistik berjalan lancar.

Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur, Senin, mengatakan penanganan jalan penghubung antar kecamatan dan desa yang dilakukan tersebar di belasan kecamatan membutuhkan waktu yang cukup panjang serta jumlah petugas yang diturunkan cukup banyak agar cepat tuntas.

"Kami masih fokus melakukan penanganan di ruas jalan yang rusak akibat pergerakan tanah, beberapa diantaranya amblas dengan ke dalaman mulai dari beberapa centimeter hingga puluhan centimeter, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama," katanya.

Pihaknya mencatat dari ratusan titik jalan yang terdampak hampir 80 persen sudah dapat dilalui kendaraan setelah petugas gabungan dari PUTR Cianjur berkoordinasi dengan Dinas Binamarga Propinsi Jabar, sehingga jalan antar kecamatan sudah dapat dilalui.

Sementara, penanganan jalan penghubung antar desa yang saat ini belum maksimal masih menunggu petugas menuntaskan penanganan, dilanjutkan ke titik yang belum sehingga pihaknya meminta warga untuk bersabar dengan kepastian akan mendapat penanganan.

"Tercatat ada tujuh titik jalan penghubung antar kecamatan terdampak bencana alam belum dapat dilalui dan masih dalam penanganan cepat petugas gabungan Dinas PUTR Cianjur berkoordinasi dengan Binamarga Propinsi Jabar," katanya.

Data sementara yang diterima pihaknya jalan penghubung antar kecamatan yang masih terputus belum dapat dilalui jalan penghubung Pasawahan-Cisampih di Kecamatan Takokak, Sukasari-Kadupandak, Sumur-Parakantugu dan Cigadog-Sumur di Kecamatan Kadupandak dan Bojongnangka-Kubang yang menghubungkan Kecamatan Tanggeung dengan Pasirkuda.

Pihaknya terus fokus melakukan penanganan infrastruktur jalan yang amblas dan putus, jalan kabupaten maupun desa dengan target dalam 1 pekan ke depan akses jalan yang putus dapat dilalui kembali secara normal, sedangkan jalan propinsi dan nasional di tangani Binamarga dan Kementerian PUPR.

Sementara Kepala Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Nadir Muharam Abdurahman, mengatakan pendistribusian logistik untuk warga korban bencana di wilayahnya terhambat akibat akses jalan menuju Jalan Cisampih di Desa Sukagalih rusak dan belum mendapat penanganan secara tuntas.

"Ini merupakan akses jalan satu-satunya menuju Desa Waringinsari, sehingga pendistribusian logistik ke wilayah kami selalu terlewatkan, sedangkan jumlah kepala keluarga yang mengungsi sekitar 204 kepala keluarga," katanya.

Pihaknya meminta pemerintah daerah segera menuntaskan penanganan jalan yang sempat di sodet di bagian tebing namun belum mendapat pengerasan sehingga sulit dilalui kendaraan terutama pengangkut logistik.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.