Laos Tetap Mesti Dicermati, Jangan Puas Dulu

Rabu, 11 Des 2024, 07:14 WIB

JAKARTA - Tim nasional Indonesia mengawali langkah di Piala Asean 2024 dengan kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, Senin (9/12) malam WIB. Pertandingan dimulai de­ngan atmosfer penuh tekanan, mengingat Myanmar bermain di depan pendukungnya. Timnas Indonesia tampil percaya diri, tetapi pertahanan solid Myanmar membuat tim asuhan Shin Tae-yong kesulitan menciptakan peluang berarti di babak pertama.

Tuan rumah menunjukkan ancaman nyata melalui se­rang­an balik cepat yang beberapa kali nyaris membuahkan gol. Namun, penampilan gemilang Cahya Supriadi di bawah mistar menjadi kunci menjaga gawang Indonesia tetap aman. Beberapa penyelamatan krusial dari kiper muda ini berhasil mematahkan peluang emas Myanmar.

Ket. Foto: Indonesia menang di Piala Asean 2024 I Para pemain Indonesia berselebrasi merayakan golnya ke gawang Myanmar pada Piala Asean 2024 di Stadion Thuwunna, Yangon, Senin (9/12). Indonesia menang 1-0. — Sumber: Foto AFF

“Babak pertama cukup sulit. Myanmar memberikan te­kanan berat, terutama me­lalui serangan dari sisi sayap,” ujar Shin Tae-yong usai per­tanding­an. Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong melakukan perubahan besar. Pelatih asal Korea Selatan ini memasukkan Rafael Struick dan Asnawi Mangkualam untuk menambah daya gedor. Pergantian ini terbukti efektif. Serangan Indonesia menjadi lebih terorganisir dan tajam.

Gol kemenangan akhirnya tercipta melalui skema lemparan ke dalam jarak jauh yang menjadi ciri khas Arhan Pratama. Kadek Arel memanfaatkan situasi kemelut di kotak penalti untuk memberikan umpan matang kepada Asnawi Mangkualam, yang tanpa ragu melepaskan tembakan keras. Bola sempat membentur tiang gawang, akhirnya masuk gawang setelah me­ngenai kaki penjaga gawang Zin Nyi Nyi Aung.

Gol ini menjadi momen penentu yang membungkam sorakan pendukung tuan rumah dan memberikan tiga poin berharga bagi Indonesia. Kemenangan ini menjadi lebih istimewa karena Shin Tae-yong memutuskan untuk membawa mayoritas pemain muda berusia di bawah 22 tahun. Bahkan, hampir 80 persen pemain yang menjadi starter melawan Myanmar adalah debutan level senior.

“Pertandingan pembuka selalu sulit, terutama dengan tekanan bermain di kandang lawan. Namun, para pemain melebihi ekspektasi. Mereka menunjukkan keberanian dan kerja sama tim yang luar ­biasa,” ujar Shin Tae-yong.

Pelatih juga menyoroti kontribusi pemain senior seperti Asnawi Mangkualam, yang menjadi pemimpin lapangan. Keberadaan pemain berpe­ngalaman membantu memberikan stabilitas di tengah tekanan besar. Kemenangan ini membawa Indonesia ke posisi kedua klasemen sementara Grup B, di bawah Vietnam yang unggul selisih gol setelah mengalahkan Laos 4-1.

Skuad Garuda selanjutnya akan menghadapi Laos di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12). Meski di atas kertas Indonesia lebih diunggulkan, Laos tidak bisa diremehkan. Tim asuhan Ha Hyeon-juk sempat memberikan perlawanan sengit kepada Vietnam di laga perdana. Dia menahan imbang tanpa gol di babak pertama sebelum akhirnya kebobolan empat gol di babak kedua.

Selain itu, Laos juga membuat kejutan dalam laga FIFA Matchday November 2024 dengan menahan Thailand 1-1 di kandang lawan. “Kami tidak akan meremehkan Laos. Dia tim yang terus berkembang. Kami harus bermain lebih baik lagi jika ingin mengamankan tiga poin,” ucap Shin Tae-yong.

Dukungan Suporter

Bermain di kandang sen­diri di Stadion Manahan akan menjadi keuntungan besar Timnas. Kehadiran suporter di Solo diharapkan dapat memberikan suntikan semangat para pemain muda Garuda. “Saya yakin dukungan suporter di Solo akan menjadi motivasi besar tim. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka,” ujar Asnawi Mangkualam, kapten tim.

Dengan kemenangan melawan Myanmar, Indonesia berada di jalur tepat untuk lolos ke babak semifinal. Namun, Shin Tae-yong mengingatkan para pemainnya untuk tetap fokus dan tidak terlena dengan hasil positif ini. “Kemenangan ini baru langkah awal. Perjalanan masih panjang. Setiap pertandingan akan menjadi tantangan baru. Kami harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target,” tandasnya. ben/G-1

  • Piala Asean 2024

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.