Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Survei BI Sebut Penjualan Eceran pada November 2024 Meningkat

📅 Selasa, 10 Des 2024, 16:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Survei BI Sebut Penjualan Eceran pada November 2024 Meningkat Doc: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi.
Ket. Sejumlah pengunjung memilih pakaian di Mal Epicentrum, Mataram, NTB, Rabu (3/4/2024).

JAKARTA – Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso mengatakan Survei Penjualan Eceran BI menunjukkan Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2024 sebesar 211,5 atau tumbuh 1,7 persen secara year on year (yoy), lebih tinggi daripada pertumbuhan bulan sebelumnya.

“Perkembangan penjualan eceran tersebut terutama didorong oleh peningkatan penjualan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor, suku cadang dan aksesori, serta subkelompok sandang,” kata Ramdan di Jakarta, Selasa (10/12).

Ramdan menuturkan secara bulanan, penjualan eceran diprakirakan tumbuh sebesar 0,4 persen month to month (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi 0,01 persen (mtm).

Peningkatan penjualan eceran tersebut terutama didorong oleh kelompok peralatan informasi dan komunikasi, perlengkapan rumah tangga lainnya, dan subkelompok sandang.

Pada Oktober 2024, IPR tercatat 210,6 atau tumbuh 1,5 persen (yoy), tidak setinggi pertumbuhan pada September 2024 yang sebesar 4,8 persen (yoy).

Pertumbuhan pada Oktober 2024 terutama didorong oleh meningkatnya penjualan sejumlah kelompok seperti kelompok suku cadang dan aksesori, bahan bakar kendaraan bermotor, dan subkelompok sandang.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Oktober 2024 mengalami kontraksi 0,01 persen (mtm), membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang terkontraksi 2,5 persen (mtm).

“Perbaikan ini didorong oleh meningkatnya penjualan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya, suku cadang dan aksesori, bahan bakar kendaraan bermotor, serta makanan, minuman, dan tembakau didukung oleh kelancaran distribusi,” ujarnya.

Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang pada Januari 2025 diperkirakan meningkat, sementara inflasi enam bulan yang akan datang pada April 2025 diprakirakan menurun.

Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Januari 2025 yang tercatat sebesar 157,8, lebih tinggi dari IEH pada periode sebelumnya sebesar 152,6 seiring dengan curah hujan yang tinggi pada Januari 2025.

Sementara itu, IEH April 2025 tercatat sebesar 165,4, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar 169,4 sejalan dengan normalisasi permintaan pasca-Idul Fitri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.