Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PGN Pertahankan Peringkat BBB- Outlook Stabil dari Fitch Ratings

📅 Sabtu, 07 Des 2024, 13:34 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PGN Pertahankan Peringkat BBB- Outlook Stabil dari Fitch Ratings Doc: PGN
Ket. PT. PGN Tbk berhasil mempertahankan peringkat di level ‘BBB-“ dengan outlook “Stabil” dari Fitch Ratings (Fitch)

JAKARTA – PT PGN Tbk berhasil mempertahankan peringkat di level ‘BBB-“ dengan outlook “Stabil” dari Fitch Ratings (Fitch). Fitch juga mengafirmasi bahwa Long Term Rating PGN di posisi 'AA+(idn)' dengan outlook “Stabil”.

Direktur Keuangan PGN Fadjar Harianto Widodo, mengatakan, keberhasilan PGN dalam menjaga kondisi kesehatan dan kestabilan keuangan perusahaan, menjadi faktor PGN dapat mempertahankan peringkat internasional ini. "Sampai 9M- 2024, pendapatan konsolidasian PGN tercapai sebesar US$2.817 juta, meningkat 5% dari periode yang sama tahun lalu yaitu US$2.691 juta,"ungkapnya

Dari sisi kontribusi pendapatan lanjut Fadjar, segmen bisnis niaga dan transmisi gas masih menjadi kontributor terbesar pendapatan konsolidasian PGN yaitu sebesar 74%. Kemudian segmen bisnis hulu 9% dan dari segmen bisnis lainnya sebesar 17%. "Beban pokok pendapatan naik sebesar 3% menjadi US$2.229 juta yang dikontribusikan terutama dari biaya atas pasokan gas, beban niaga dan infrastruktur,"sebutnya

Posisi Keuangan PGN per 30 September 2024, juga masih terjaga dalam kondisi stabil setelah PGN melunasi obligasi di kuartal 2, dengan total aset sebesar US$6,3 milyar. Sedangkan total liabilitas sebesar US$ 2,7 milyar dan total ekuitas US$ 3,6 milyar. 

Arus Kas Konsolidasian menunjukkan posisi yang kuat dengan arus kas operasi yang positif sebesar US$576 juta per 30 September 2024. Dengan pelunasan obligasi PGN sebesar US$ 396 juta dan pelunasan obligasi Saka sebesar US$ 156 juta di kuartal 2-2024, PGN mencatatkan saldo arus kas sebesar US$1.186 juta. 

Dia mengucapkan, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan rencana investasi di tengah dinamika perekonomian nasional dan global, maka sampai dengan September 2024 pencapaian Belanja Modal PGN mencapai US$157 juta, dimana 59% penyerapan oleh segmen downstream dan lainnya. Sedangkan 41% diserap oleh segmen hulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.